{"id":96389,"date":"2025-04-23T17:16:41","date_gmt":"2025-04-23T09:16:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=96389"},"modified":"2025-04-23T17:16:41","modified_gmt":"2025-04-23T09:16:41","slug":"warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/","title":{"rendered":"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>LONDON<\/strong> \u2013 Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bank di Swiss mencatat peningkatan tajam dalam pembukaan rekening oleh warga kaya asal Amerika Serikat. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio yang dikenal sebagai upaya &#8220;de-Amerikanisasi,&#8221; yaitu memindahkan sebagian kekayaan dari dominasi dolar AS ke aset asing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Pierre Gabris, CEO Alpen Partners International, sebuah firma konsultan keuangan asal Swiss, tren ini terjadi dalam beberapa gelombang sejak Presiden Barack Obama terpilih. \u201cSaat Obama terpilih, kami melihat gelombang besar. Covid juga pemicu gelombang berikutnya. Kini tarif dan ketegangan ekonomi menciptakan gelombang baru,\u201d ujarnya, Sabtu (19\/04\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para investor AS, lanjut Gabris, mengkhawatirkan pelemahan nilai dolar AS yang dipicu oleh beban utang nasional yang terus meningkat. Dalam menghadapi situasi tersebut, Swiss menjadi pilihan utama berkat reputasinya sebagai negara dengan stabilitas ekonomi dan politik yang kuat, mata uang franc yang kokoh, serta sistem hukum yang andal dan netral.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, alasan ekonomi bukan satu-satunya pertimbangan. Situasi politik dalam negeri AS juga turut memengaruhi keputusan para miliarder tersebut. Mereka mencemaskan masa depan supremasi hukum di bawah pemerintahan mantan Presiden Donald Trump, sehingga mulai mempertimbangkan skenario \u201crencana cadangan.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain membuka rekening, sebagian besar dari mereka juga membeli emas fisik, memanfaatkan posisi Swiss sebagai pusat penyimpanan emas dunia. Beberapa bahkan mencari peluang untuk mendapatkan izin tinggal atau kewarganegaraan kedua di Eropa dengan membeli properti sebagai bagian dari rencana perlindungan aset jangka panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun bank-bank besar di AS tidak dapat secara langsung memfasilitasi pembukaan rekening di Swiss, sejumlah institusi keuangan Swiss yang terdaftar di Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dapat melayani klien asal AS sesuai regulasi pengungkapan yang ketat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu bank swasta terkemuka, Pictet, mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima lonjakan permintaan dari warga negara Amerika. Namun, Vontobel SFA \u2014 yang diyakini sebagai bank Swiss terbesar dengan klien terdaftar di SEC \u2014 enggan memberikan komentar terkait tren ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Stereotip bahwa pembukaan rekening bank di Swiss dilakukan untuk menghindari pajak kini mulai bergeser. Sistem perbankan Swiss telah menyesuaikan diri dengan ketentuan internasional yang mewajibkan transparansi pajak. \u201cBanyak orang Amerika mulai menyadari bahwa 100% portofolio mereka dalam bentuk dolar AS, mereka mulai berpikir, \u2018mungkin saya harus mendiversifikasi\u2019,\u201d tutur Gabris.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fenomena ini menunjukkan bagaimana kekhawatiran geopolitik dan ketidakpastian ekonomi mendorong individu superkaya untuk mengamankan aset mereka melalui jalur internasional yang legal dan terstruktur. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LONDON \u2013 Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bank di Swiss mencatat peningkatan tajam dalam pembukaan rekening oleh warga kaya asal Amerika Serikat. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio yang dikenal sebagai upaya &#8220;de-Amerikanisasi,&#8221; yaitu memindahkan sebagian kekayaan dari dominasi dolar AS ke aset asing. Menurut Pierre Gabris, CEO Alpen Partners International, sebuah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":96393,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2254],"tags":[],"class_list":["post-96389","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-internasional"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"LONDON \u2013 Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bank di Swiss mencatat peningkatan tajam dalam pembukaan rekening oleh warga kaya asal Amerika Serikat. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio yang dikenal sebagai upaya &quot;de-Amerikanisasi,&quot; yaitu memindahkan sebagian kekayaan dari dominasi dolar AS ke aset asing. Menurut Pierre Gabris, CEO Alpen Partners International, sebuah\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nistia Endah Juniar Prawita\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"LONDON \u2013 Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bank di Swiss mencatat peningkatan tajam dalam pembukaan rekening oleh warga kaya asal Amerika Serikat. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio yang dikenal sebagai upaya &quot;de-Amerikanisasi,&quot; yaitu memindahkan sebagian kekayaan dari dominasi dolar AS ke aset asing. Menurut Pierre Gabris, CEO Alpen Partners International, sebuah\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-23T09:16:41+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-23T09:16:41+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"LONDON \u2013 Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bank di Swiss mencatat peningkatan tajam dalam pembukaan rekening oleh warga kaya asal Amerika Serikat. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio yang dikenal sebagai upaya &quot;de-Amerikanisasi,&quot; yaitu memindahkan sebagian kekayaan dari dominasi dolar AS ke aset asing. Menurut Pierre Gabris, CEO Alpen Partners International, sebuah\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#blogposting\",\"name\":\"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar - Berita Borneo\",\"headline\":\"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/kjk.jpeg\",\"width\":900,\"height\":505},\"datePublished\":\"2025-04-23T17:16:41+08:00\",\"dateModified\":\"2025-04-23T17:16:41+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Internasional\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-internasional\\\/#listItem\",\"name\":\"Internasional\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-internasional\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Internasional\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-internasional\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#listItem\",\"name\":\"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-internasional\\\/#listItem\",\"name\":\"Internasional\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/\",\"name\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nistia Endah Juniar Prawita\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/\",\"name\":\"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar - Berita Borneo\",\"description\":\"LONDON \\u2013 Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bank di Swiss mencatat peningkatan tajam dalam pembukaan rekening oleh warga kaya asal Amerika Serikat. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio yang dikenal sebagai upaya \\\"de-Amerikanisasi,\\\" yaitu memindahkan sebagian kekayaan dari dominasi dolar AS ke aset asing. Menurut Pierre Gabris, CEO Alpen Partners International, sebuah\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/editor-tia\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/kjk.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#mainImage\",\"width\":900,\"height\":505},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-04-23T17:16:41+08:00\",\"dateModified\":\"2025-04-23T17:16:41+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar - Berita Borneo","description":"LONDON \u2013 Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bank di Swiss mencatat peningkatan tajam dalam pembukaan rekening oleh warga kaya asal Amerika Serikat. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio yang dikenal sebagai upaya \"de-Amerikanisasi,\" yaitu memindahkan sebagian kekayaan dari dominasi dolar AS ke aset asing. Menurut Pierre Gabris, CEO Alpen Partners International, sebuah","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#blogposting","name":"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar - Berita Borneo","headline":"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/kjk.jpeg","width":900,"height":505},"datePublished":"2025-04-23T17:16:41+08:00","dateModified":"2025-04-23T17:16:41+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#webpage"},"articleSection":"Internasional"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-internasional\/#listItem","name":"Internasional"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-internasional\/#listItem","position":2,"name":"Internasional","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-internasional\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#listItem","name":"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#listItem","position":3,"name":"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-internasional\/#listItem","name":"Internasional"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/","name":"Nistia Endah Juniar Prawita","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a61712e82752543ad9689a97068b4f03cefb35f413728ac78595355431e69c21?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Nistia Endah Juniar Prawita"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/","name":"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar - Berita Borneo","description":"LONDON \u2013 Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bank di Swiss mencatat peningkatan tajam dalam pembukaan rekening oleh warga kaya asal Amerika Serikat. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio yang dikenal sebagai upaya \"de-Amerikanisasi,\" yaitu memindahkan sebagian kekayaan dari dominasi dolar AS ke aset asing. Menurut Pierre Gabris, CEO Alpen Partners International, sebuah","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/editor-tia\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/kjk.jpeg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#mainImage","width":900,"height":505},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/#mainImage"},"datePublished":"2025-04-23T17:16:41+08:00","dateModified":"2025-04-23T17:16:41+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar - Berita Borneo","og:description":"LONDON \u2013 Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bank di Swiss mencatat peningkatan tajam dalam pembukaan rekening oleh warga kaya asal Amerika Serikat. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio yang dikenal sebagai upaya &quot;de-Amerikanisasi,&quot; yaitu memindahkan sebagian kekayaan dari dominasi dolar AS ke aset asing. Menurut Pierre Gabris, CEO Alpen Partners International, sebuah","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-04-23T09:16:41+00:00","article:modified_time":"2025-04-23T09:16:41+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar - Berita Borneo","twitter:description":"LONDON \u2013 Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bank di Swiss mencatat peningkatan tajam dalam pembukaan rekening oleh warga kaya asal Amerika Serikat. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio yang dikenal sebagai upaya &quot;de-Amerikanisasi,&quot; yaitu memindahkan sebagian kekayaan dari dominasi dolar AS ke aset asing. Menurut Pierre Gabris, CEO Alpen Partners International, sebuah","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"96389","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"dolar","score":80,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInDescription":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseLength":{"score":9,"maxScore":9,"error":0,"length":1},"keyphraseInURL":{"score":1,"maxScore":5,"error":1},"keyphraseInIntroduction":{"score":3,"maxScore":9,"error":1},"keyphraseInSubHeadings":[],"keyphraseInImageAlt":[],"keywordDensity":{"type":"best","score":9,"maxScore":9,"error":0}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2025-04-23 09:16:46","updated":"2025-06-07 00:19:36","focus_keyword":"dolar","additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-internasional\/\" title=\"Internasional\">Internasional<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tWarga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Internasional","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-internasional\/"},{"label":"Warga Kaya AS Pindahkan Kekayaan ke Swiss, Takut Pelemahan Dolar","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-kaya-as-pindahkan-kekayaan-ke-swiss-takut-pelemahan-dolar\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96389","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=96389"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96389\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":96394,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96389\/revisions\/96394"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/96393"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=96389"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=96389"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=96389"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}