{"id":96824,"date":"2025-04-25T11:57:17","date_gmt":"2025-04-25T03:57:17","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=96824"},"modified":"2025-04-25T12:11:44","modified_gmt":"2025-04-25T04:11:44","slug":"tragedi-bandara-soetta-turis-china-akhiri-hidup-di-tali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tragedi-bandara-soetta-turis-china-akhiri-hidup-di-tali\/","title":{"rendered":"Tragedi Bandara Soetta: Turis China Akhiri Hidup di Tali"},"content":{"rendered":"<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA &#8211;<\/strong> Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China ditemukan tewas dalam dugaan kasus bunuh diri di Jalan C1 menuju Bundaran Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Kamis (24\/4\/2025). Korban berinisial SH (48) diketahui meninggal dunia setelah menggantung diri menggunakan tali tambang berwarna biru di sebuah pohon.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Ronald Sipayung, menjelaskan bahwa jenazah korban ditemukan oleh seorang petugas sekitar pukul 11.30 WIB. &#8220;Berdasarkan keterangan saksi, korban sudah dalam keadaan meninggal di atas pohon dengan menggunakan tali tambang warna biru,&#8221; ujar Ronald dalam keterangan resminya.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Korban seharusnya kembali ke negara asalnya melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (23\/4\/2025) sekitar pukul 23.50 WIB. Namun, ia tidak memberikan kabar setelah waktu keberangkatan tiba. Keluarganya kemudian menghubungi perusahaan tempat korban bekerja dan melaporkan keanehan tersebut kepada pihak berwenang di bandara.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Saat ini, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut, termasuk visum et repertum guna memastikan penyebab kematian.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami masih mendalami apakah ada masalah pribadi atau faktor lain yang mendorong korban mengambil tindakan ini. Kami menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; tambah Ronald.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap motif di balik tindakan korban. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Kedutaan Besar China guna memastikan proses identifikasi dan pemulangan jenazah.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Kejadian ini menjadi sorotan di kawasan bandara, mengingat lokasi penemuan korban berada di area yang cukup ramai dilalui kendaraan. Pihak Bandara Soekarno-Hatta belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi11<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China ditemukan tewas dalam dugaan kasus bunuh diri di Jalan C1 menuju Bundaran Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Kamis (24\/4\/2025). Korban berinisial SH (48) diketahui meninggal dunia setelah menggantung diri menggunakan tali tambang berwarna biru di sebuah pohon. Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Ronald Sipayung, menjelaskan bahwa jenazah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":96825,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[35],"tags":[],"class_list":["post-96824","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96824","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=96824"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96824\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":96826,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96824\/revisions\/96826"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/96825"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=96824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=96824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=96824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}