{"id":97377,"date":"2025-04-29T15:11:51","date_gmt":"2025-04-29T07:11:51","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=97377"},"modified":"2025-04-29T15:11:51","modified_gmt":"2025-04-29T07:11:51","slug":"1-300-sk-pppk-diterima-pegawai-samarinda-andi-harun-beri-pesan-disiplin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/1-300-sk-pppk-diterima-pegawai-samarinda-andi-harun-beri-pesan-disiplin\/","title":{"rendered":"1.300 SK PPPK Diterima Pegawai Samarinda, Andi Harun Beri Pesan Disiplin"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong>&#8211; Sebanyak 1.300 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lulus tahap Pertama menerika Surat Keputusan (SK) pada Senin (28\/04\/2025) di Gedung Olahraga (GOR) Segiri Samarinda, penyerahan SK ini diserahkan langsung oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wali kota Andi Harun dalam Sambutannya, mengingatkan kepada seluruh pegawai yang telah berhasil lulus melewati berbagai tahapan seleksi hingga akhirnya diangkat sebagai PPPK untuk banyak bersyukur, meningkatkan disiplin, banyak senyum dan jangan banyak gaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk bersyukur, karena dari ribuan yang ikut tes kalian yang dapat kesempatan pertama, masih banyak pegawai yang ikut tes bersama pada formasi tahun 2024, tapi belum beruntung dan yang menentukan prosesnya adalah Kementrian PANRB,\u201d ujar Andi Harun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia melanjutkan, bahwa lulus menjadi PPPK bukan sekedar soal status melainkan, tentang perubahan sikap, tanggung jawab dan pola pikir yang dimana segala sesuatunya telah diatur oleh Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMungkin dulu saat honor sering datang terlambat dan pulang cepat atau bekerja seadanya, sekarang harus berubah, karena sudah banyak aturan yang mengikat dari UU ASN hingga peraturan Menteri,\u201d kata orang nomor satu di Samarinda ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wali Kota Andi Harun kemudian, berpesan tentang pentingnya menciptakan kualitas pelayanan publik yang baik tidak cukup dengan disiplin harus disertai perubahan pola pikir dan harus mengetahui pengetahuan yang kita kerjakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJangan menjadi pegawai hanya mengalir seperti air saja,tapi harus punya mindset yang bagus dan memiliki pengetahuan tentang bidang tugas akan menjadi pegawai bertumbuh,\u201d tutur Andi Harun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di akhir sambutannya, Andi Harun berharap agar seluruh PPPK baru dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadi contoh pegawai yang disiplin, murah senyum, tidak banyak gaya serta membawa berkah bagi masyarakat Samarinda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cItu saja, kalian para pegawai putri jangan banyak gaya, kalau banyak gaya gaji RP2,5 juta tidak cukup akan nombok, dan meningkatkan disiplin setelah menjadi pegawai serta belajar senyum supaya melayani orang tidak merengut,\u201d tutup Andi Harun. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi |Penyunting:Risa Nurjanah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA&#8211; Sebanyak 1.300 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lulus tahap Pertama menerika Surat Keputusan (SK) pada Senin (28\/04\/2025) di Gedung Olahraga (GOR) Segiri Samarinda, penyerahan SK ini diserahkan langsung oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun. Wali kota Andi Harun dalam Sambutannya, mengingatkan kepada seluruh pegawai yang telah berhasil lulus melewati berbagai tahapan seleksi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":97521,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,37],"tags":[],"class_list":["post-97377","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97377","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=97377"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97377\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":97522,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97377\/revisions\/97522"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/97521"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=97377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=97377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=97377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}