{"id":97399,"date":"2025-04-29T10:52:06","date_gmt":"2025-04-29T02:52:06","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=97399"},"modified":"2025-04-29T10:53:01","modified_gmt":"2025-04-29T02:53:01","slug":"china-dituding-buat-konsesi-diam-diam-ke-amerika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/china-dituding-buat-konsesi-diam-diam-ke-amerika\/","title":{"rendered":"China Dituding Buat Konsesi Diam-diam ke Amerika"},"content":{"rendered":"<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"264\" data-end=\"504\"><strong>CHINA &#8211;<\/strong> Pengamat kebijakan luar negeri, Gordon Chang, mengungkapkan kekhawatiran mendalam terhadap situasi internal China di bawah kepemimpinan Xi Jinping. Menurutnya, saat ini terjadi perilaku yang mengindikasikan gejala &#8220;akhir dari sebuah rezim.&#8221;<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"506\" data-end=\"855\">&#8220;Di saat China membutuhkan teman karena ekspornya ke Amerika Serikat menurun, Beijing justru memperburuk hubungan tidak hanya dengan Filipina dan Taiwan, tetapi juga dengan Korea Selatan dan Australia,&#8221; kata Chang, yang merupakan senior fellow di Gatestone Institute,\u00a0pada Senin (waktu setempat).<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"857\" data-end=\"1081\">Chang menilai langkah Xi Jinping ini menunjukkan bahwa pemimpin China tersebut tidak ingin terlihat menyerah kepada Amerika Serikat. &#8220;Ini perilaku akhir rezim, karena Xi Jinping tidak bisa tampak tunduk kepada AS,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1083\" data-end=\"1392\">Pada kesempatan terpisah, mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan telah beberapa kali berbicara dengan Xi Jinping. Ketika ditanya mengenai isi pembicaraan mereka, Trump hanya menjawab, &#8220;Saya akan memberi tahu Anda pada waktu yang tepat. Mari kita lihat apakah kita bisa membuat kesepakatan.&#8221;<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1394\" data-end=\"1752\">Sementara itu, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menegaskan pada Jumat lalu bahwa Beijing mendukung aturan internasional terkait tarif perdagangan. Ia mengecam tarif yang diberlakukan Trump, menyebutnya sebagai bentuk &#8220;egoisme ekstrem.&#8221; Wang juga menyampaikan bahwa China akan mencari solidaritas dengan negara lain dalam menghadapi tekanan tarif tersebut.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1754\" data-end=\"1943\">Meskipun begitu, pemerintah China secara terbuka membantah adanya negosiasi dengan pemerintahan Trump terkait pengurangan tarif, di mana AS menetapkan tarif 145 persen dan China 125 persen.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1945\" data-end=\"2210\">Chang menambahkan, Xi Jinping telah mengubah sistem politik China menjadi lebih konfrontatif. &#8220;Karena Xi mengklaim China telah melampaui AS, ia tidak bisa terlihat bergantung pada perdagangan dengan Amerika, apalagi tampak bernegosiasi di bawah tekanan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2212\" data-end=\"2488\">Lebih jauh, laporan Reuters menyebutkan bahwa Kementerian Perdagangan China tengah menyusun daftar barang yang berpotensi dibebaskan dari tarif, mulai dari produk elektronik hingga kebutuhan esensial, dan meminta perusahaan-perusahaan untuk mengajukan permintaan pengecualian.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2490\" data-end=\"2768\">Chang berpendapat, Beijing diam-diam telah membuat konsesi penting. &#8220;Tanpa pengumuman resmi, China tidak lagi memungut tarif atas beberapa barang penting seperti semikonduktor, produk penerbangan, bahan kimia industri, perangkat medis, dan beberapa jenis obat-obatan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2770\" data-end=\"3007\">Ia memperkirakan langkah ini akan meluas. &#8220;Ini menunjukkan China membuat konsesi besar, tetapi tidak mau mengakuinya. Ini memberi gambaran menarik tentang sistem politik China saat ini yang menjadi semakin keras dan kaku,&#8221; pungkas Chang. []\n<p data-start=\"2770\" data-end=\"3007\">Redaksi11<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CHINA &#8211; Pengamat kebijakan luar negeri, Gordon Chang, mengungkapkan kekhawatiran mendalam terhadap situasi internal China di bawah kepemimpinan Xi Jinping. Menurutnya, saat ini terjadi perilaku yang mengindikasikan gejala &#8220;akhir dari sebuah rezim.&#8221; &#8220;Di saat China membutuhkan teman karena ekspornya ke Amerika Serikat menurun, Beijing justru memperburuk hubungan tidak hanya dengan Filipina dan Taiwan, tetapi juga &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":97400,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,19,2254],"tags":[],"class_list":["post-97399","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-hotnews","category-berita-internasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97399","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=97399"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97399\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":97403,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97399\/revisions\/97403"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/97400"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=97399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=97399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=97399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}