{"id":9854,"date":"2015-06-22T08:59:05","date_gmt":"2015-06-22T00:59:05","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=9854"},"modified":"2015-06-22T08:59:05","modified_gmt":"2015-06-22T00:59:05","slug":"ratusan-desa-di-banjar-menanti-dana-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ratusan-desa-di-banjar-menanti-dana-desa\/","title":{"rendered":"Ratusan Desa di Banjar Menanti Dana Desa"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_9855\" aria-describedby=\"caption-attachment-9855\" style=\"width: 618px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Kantor_Desa_Tambak_Anyar_Ilir_Banjar.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-9855\" src=\"http:\/\/beritaborneo.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/Kantor_Desa_Tambak_Anyar_Ilir_Banjar-1024x768.jpg\" alt=\"Masyarakat Desa Tambak Anyar Ilir di Kabupaten Banjar di antara banyak masyarakat desa lain yang menanti-nanti turunnya dana desa dari pemerintah pusat.\" width=\"618\" height=\"464\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-9855\" class=\"wp-caption-text\">Masyarakat Desa Tambak Anyar Ilir di Kabupaten Banjar di antara banyak masyarakat desa lain yang menanti-nanti turunnya dana desa dari pemerintah pusat.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BANJAR<\/strong> &#8211; Ada ratusan desa di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan sedang menanti-nanti kapan kiranya dana desa dari pusat turun ke desa. Hal itu diutarakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemas dan Pemdes) Banjar, Zainuddin, di Martapura, Banjar, Minggu (21\/6).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Harapan kami dana bisa diterima dalam waktu dekat,&#8221; kata Zainuddin. Ia mengatakan, Kabupaten Banjar mendapat alokasi dana desa sebesar Rp73 miliar yang akan dibagikan kepada 277 desa yang tersebar pada 20 kecamatan di kabupaten itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Disebutkan, setiap desa menerima dana paling sedikit Rp250 juta dan paling besar Rp300 juta yang harus digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. &#8220;Pembangunan desa diarahkan untuk membangun infrastruktur desa sedangkan pemberdayaan masyarakat berupa kegiatan yang bertujuan mengentaskan kemiskinan,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dijelaskannya, Bupati Banjar Sultan Khairul Saleh sudah menyampaikan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai syarat pencairan dana bantuan dari pemerintah pusat itu. &#8220;Peraturan Bupati sudah disampaikan kepada Kementerian Keuangan sebagai syarat pencairan dana sehingga diharapkan dananya segera turun dan bisa cair bulan Juni ini,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut dia, meski dana sudah masuk kas daerah tetapi tidak bisa disalurkan ke desa apabila Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) belum dibuat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain RPJMDes, perangkat desa juga harus menyiapkan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) serta Anggaran Pembangunan dan Belanja Desa (APBDes).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Seluruh desa sudah menyusun RPJMDes dan RKPDes kecuali APBDes yang sebagian desa masih menyusun sehingga jika semuanya selesai maka dana bisa disalurkan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikatakan, lambatnya penyusunan APBDes karena adanya perubahan alokasi dana desa yang diterima Kabupaten Banjar dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp9 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Perubahan alokasi dana desa itu yang membuat penyusunan APBDes terlambat namun kami yakin semua selesai dalam waktu dekat agar dana cepat disalurkan,&#8221; katanya. [] ANT<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANJAR &#8211; Ada ratusan desa di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan sedang menanti-nanti kapan kiranya dana desa dari pusat turun ke desa. Hal itu diutarakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemas dan Pemdes) Banjar, Zainuddin, di Martapura, Banjar, Minggu (21\/6). &#8220;Harapan kami dana bisa diterima dalam waktu dekat,&#8221; kata Zainuddin. Ia mengatakan, Kabupaten &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9855,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2997,17,2276],"tags":[],"class_list":["post-9854","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-banjar-provinsi-kalimantan-selatan","category-headlines","category-kalimantan-selatan-kalsel"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9854"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9854\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}