{"id":99402,"date":"2025-05-07T12:08:28","date_gmt":"2025-05-07T04:08:28","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=99402"},"modified":"2025-05-07T12:08:28","modified_gmt":"2025-05-07T04:08:28","slug":"inter-milan-hancurkan-mimpi-treble-barcelona-di-semifinal-epik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/inter-milan-hancurkan-mimpi-treble-barcelona-di-semifinal-epik\/","title":{"rendered":"Inter Milan Hancurkan Mimpi Treble Barcelona di Semifinal Epik"},"content":{"rendered":"<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA &#8211;<\/strong> Inter Milan berhasil melangkah ke final Liga Champions 2024\/2025 setelah mengalahkan Barcelona dengan skor 4-3 (agregat 7-6) dalam pertandingan dramatis di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (7\/5\/2025) dini hari WIB. Laga yang berlangsung selama 120 menit ini menjadi salah satu semifinal terseru dalam sejarah kompetisi, dengan total 13 gol tercipta dalam dua leg pertemuan kedua tim.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Inter sempat memimpin 2-0 di babak pertama melalui gol Lautaro Mart\u00ednez pada menit ke-21 dan Hakan \u00c7alhano\u011flu dari titik penalti (45+1&#8242;). Namun, Barcelona membalikkan keadaan di babak kedua dengan torehan Eric Garc\u00eda (54&#8242;), Dani Olmo (60&#8242;), dan Raphinha (87&#8242;). Ketika kekalahan sudah di depan mata, Francesco Acerbi menyelamatkan Inter dengan gol penyama kedudukan pada menit 90+3&#8242;, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Di babak extra time, Davide Frattesi menjadi pahlawan kemenangan Inter dengan golnya pada menit ke-99. Barcelona berusaha menyamakan kedudukan, tetapi ketangguhan kiper Yann Sommer meredam serangan Lamine Yamal dan kawan-kawan. Kemenangan ini mengantarkan Inter ke final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga musim terakhir, sekaligus mengubur mimpi Barcelona meraih treble winner.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Denzel Dumfries, bek kanan Inter, tak menyembunyikan kebanggaannya atas pencapaian tim.\u00a0&#8220;Pertandingan yang gila lagi! Tujuh gol hari ini. Luar biasa,&#8221;\u00a0ujarnya melalui laman resmi UEFA.\u00a0&#8220;Kami berjuang sampai akhir; sangat bangga dengan cara kami berusaha hari ini. Secara keseluruhan, saya sangat senang kami melaju ke final.&#8221;<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui keunggulan Inter meski tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.\u00a0&#8220;Saya tahu bahwa semua orang kecewa sekarang,&#8221;\u00a0katanya dalam konferensi pers.\u00a0&#8220;Kami telah banyak berinvestasi dalam pertandingan ini. Secara pribadi, saya bangga dengan tim saya, yang telah memberikan segalanya. Kami akan kembali musim depan untuk mencoba memenangkan Liga Champions.&#8221;<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Flick juga memberikan pujian terhadap kualitas tim lawan.\u00a0&#8220;Para penyerang Inter sangat kuat dan berpengalaman. Kami memiliki tim yang masih muda dan kami akan berkembang,&#8221;\u00a0tambahnya.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Inter Milan kini menantikan lawan di final antara Paris Saint-Germain atau Arsenal. Partai puncak akan digelar pada 1 Juni 2025 di Allianz Arena, Munich. Pertandingan ini menjadi final Liga Champions pertama Inter sejak musim 2022\/2023, ketika mereka kalah dari Manchester City. []\n<p>Redaksi11<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Inter Milan berhasil melangkah ke final Liga Champions 2024\/2025 setelah mengalahkan Barcelona dengan skor 4-3 (agregat 7-6) dalam pertandingan dramatis di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (7\/5\/2025) dini hari WIB. Laga yang berlangsung selama 120 menit ini menjadi salah satu semifinal terseru dalam sejarah kompetisi, dengan total 13 gol tercipta dalam dua leg pertemuan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":99405,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[],"class_list":["post-99402","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99402","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=99402"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99402\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":99406,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99402\/revisions\/99406"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/99405"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=99402"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=99402"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=99402"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}