Kadisnakertran Klaim Pengangguran Di Kalbar Menurun

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Provinsi Kalimantan Barat, Drs. H Manto. (Foto : Ist)

 

PONTIANAK (Beritaborneo.com)- Berdasarkan data BPS tahun 2022, tingkat pengangguran di Kalimantan Barat mulai mengalami penurunan dibandingkan tahun 2021.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat, Manto menyampaikan, berdasarkan data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurut jenis kelamin dan daerah tempat tinggal (persen) periode data Februari 2021-2022.

Terjadi penurunan 0,51 persen tingkat pengangguran di Kalimantan Barat. “Februari 2021, 5,37 persen naik karena Covid. Februari 2022, 4,86 persen,” ujarnya, Sabtu 30 Juli 2022.

Menurut penuturan Manto, hal tersebut akan terus membaik pada periode data berikutnya yang akan di release di bulan Agustus tahun 2022.

Ia menyebutkan, penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka juga selaras dengan memulihnya perekonomian di Indonesia.

“Periode data ketenakerjaan ada dua kali dalam setahun, release Februari dan Agustus. Diperkirakan Agustus ini lebih baik lagi,” paparnya.

Manto melanjutkan, dari 4,86 persen TPT itu, lebih banyak laki-laki dan mayoritas TPT berada di perkotaan.

“Yaitu laki-laki 5.29 persen dan perempuan 4,19 persen. Mayoritas TPT berada di perkotaan (8,17 persen). Yang pedesaan hanya 3,12 persen,” jelasnya.

Sementara, untuk data berdasarkan dampak COVID-19 terhadap penduduk usia kerja, Februari 2022.

Sementara, untuk data berdasarkan dampak COVID-19 terhadap penduduk usia kerja, Februari 2022.

Tercatat penduduk yang menganggur gara-gara Covid-19 sebanyak 11.780 orang.

“Penduduk yang untuk sementara tidak bekerja gara-gara Covid-19, 4.730 orang. Jumlah penduduk usia kerja Februari 2022, 4.108.130 jiwa,” tukasnya.(rac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.