Sebanyak 48 peserta mengikuti Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Tapin 2026 yang diarahkan untuk memperkuat peran generasi muda dalam promosi pariwisata, seni budaya, dan ekonomi kreatif.
TAPIN – Sebanyak 48 generasi muda mengikuti Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Tapin 2026 yang disiapkan bukan sekadar sebagai ajang pemilihan figur representatif, tetapi untuk membentuk mitra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin dalam mempromosikan pariwisata, seni budaya, dan ekonomi kreatif daerah.
Pemilihan tersebut diawali seremoni dan technical meeting yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tapin di Aula Tamasa Kantor Bupati Tapin, Jalan Datu Nuraya, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara, Jumat (02/10/2026).
Kepala Disbudpar Kabupaten Tapin Sugian Noor mengatakan, para peserta diharapkan memiliki kepedulian terhadap berbagai potensi daerah sehingga keberadaan mereka nantinya dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan sektor pariwisata dan kebudayaan.
“Tujuan kami menjaring generasi muda yang peduli terhadap pengembangan pariwisata, seni budaya, ekonomi kreatif dan potensi daerah lainnya,” ujar Sugian Noor, sebagaimana diberitakan Banjarmasinpost, Jumat, (02/10/2026).
Menurut Sugian Noor, peran Duta Wisata tidak berhenti pada status sebagai representasi generasi muda. Mereka diharapkan mampu menghadirkan kreativitas dan inovasi untuk memperkenalkan potensi pariwisata Tapin kepada masyarakat yang lebih luas.
Disbudpar Tapin juga menempatkan Duta Wisata terpilih sebagai bagian dari mitra pemerintah daerah dalam mengembangkan berbagai sektor yang berkaitan dengan pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif.
“Pada akhirnya kita akan menjadikan mereka sebagai mitra-mitra pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata, seni budaya dan ekonomi kreatif di daerah kita,” katanya.
Pemilihan Duta Wisata Tapin 2026 diikuti 31 peserta putri dan 17 peserta putra. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti setiap tahapan penilaian yang telah disiapkan panitia.
Sugian Noor meminta peserta mengikuti kompetisi secara sehat dan tidak menganggap diri lebih unggul sebelum seluruh proses penilaian berakhir.
“Berikan yang terbaik dan berlombalah secara fair. Jangan merasa unggul lebih dulu,” tuturnya.
Ia menilai 48 peserta yang mengikuti pemilihan memiliki potensi masing-masing untuk dikembangkan melalui rangkaian tahapan seleksi.
“Kami melihat dari 48 peserta ini, yang putri 31 dan putra 17, rata-rata mempunyai potensi yang baik,” ujarnya.
Dari proses tersebut, Disbudpar Tapin berharap peserta terpilih mampu mengambil peran lebih luas sebagai penggerak generasi muda dalam memperkenalkan potensi pariwisata dan kebudayaan daerah.
“Kami berharap mereka nanti akan menjadi salah satu pionir di Kabupaten Tapin dalam membangun daerah, fokus pada hal kepariwisataan dan kebudayaan,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Kemitraan Jasa dan Promosi Pariwisata Disbudpar Tapin Raihani Fatimah serta Ketua Pawadahan Duta Wisata Tapin Muhammad Bilal Hidayat. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan