Bupati Kukar Aulia Rahman Basri meminta 11 pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, meningkatkan inovasi, dan memperkuat pelayanan publik guna mendukung pencapaian target Kukar Idaman Terbaik 2025–2030.
KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, melantik 11 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, Jumat (23/10/2026). Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus memastikan pencapaian target program Kukar Idaman Terbaik periode 2025–2030.
Aulia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, meningkatkan inovasi, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menegaskan bahwa setiap pejabat memiliki tanggung jawab untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pastikan target kerja dan kinerja dari Kukar Idaman Terbaik sesuai dengan capaian waktu dan sasaran yang sudah kita tetapkan bisa berjalan dengan baik dan berkesinambungan,” kata Aulia.
Menurutnya, pelantikan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang bertujuan memperkuat kinerja birokrasi. Selain memberikan penyegaran, pengisian jabatan dilakukan untuk menggantikan sejumlah pejabat yang memasuki masa pensiun agar pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik tidak terhambat.
Aulia menekankan bahwa pejabat yang baru menerima amanah tidak boleh membutuhkan waktu terlalu lama untuk menyesuaikan diri. Mereka diharapkan mampu melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan terobosan untuk meningkatkan efektivitas organisasi.
Selain itu, ia mendorong para pejabat agar tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam menjalankan program pembangunan. Penguatan kerja sama dan kemitraan dengan berbagai sektor dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi OPD.
Aulia juga mengingatkan pentingnya memahami kondisi masyarakat secara langsung sebelum merumuskan kebijakan. Menurutnya, pejabat pemerintah harus mampu mengidentifikasi persoalan nyata di lapangan agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran.
“Turun ke lapangan, lihat kondisi riil yang ada di lapangan. Kita bisa membuat kebijakan yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, apa yang betul-betul menjadi solusi bagi permasalahan yang ada di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam menjalankan tugas, para pejabat juga diminta membangun koordinasi yang baik dengan pimpinan serta memberikan pembinaan kepada pejabat pengawas, pejabat fungsional, dan pelaksana di bawah tanggung jawab masing-masing. Koordinasi tersebut diperlukan untuk menciptakan organisasi pemerintahan yang produktif dan mampu bekerja secara terpadu.
Lebih lanjut, Aulia menjelaskan bahwa visi Kukar Idaman Terbaik diarahkan untuk memperkuat fondasi perekonomian daerah melalui transformasi dari sektor ekstraktif menuju sektor nonekstraktif. Karena itu, setiap OPD diharapkan berperan aktif dalam menjaga kesinambungan program pembangunan sesuai kewenangannya.
Pada kesempatan tersebut, Aulia turut mengingatkan jajaran Pemkab Kukar untuk melaksanakan program Gerakan Etam Mengaji (Gema) Ibadah sesuai ketentuan. Ia meminta kepala OPD memastikan kegiatan tersebut berjalan, termasuk pelaksanaan Safari Subuh yang disebut rutin diselenggarakan setiap Jumat dan Minggu pagi.
Adapun 11 pejabat yang dilantik menempati sejumlah jabatan strategis pada perangkat daerah dan unit pelayanan publik di lingkungan Pemkab Kukar.
Ersianli dilantik sebagai Sekretaris Dinas Sosial, sedangkan Lucy Yulidasari menjabat Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Pada sektor pelayanan kesehatan, Nur Nurleli Triwahyuni dipercaya menjabat Wakil Direktur Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Muhammad Parikesit. Sementara itu, Rianto dilantik sebagai Wakil Direktur Penunjang dan Pengembangan RSUD Aji Muhammad Parikesit.
Selanjutnya, Aspiadi Yuspian Handani dilantik sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Daerah, sedangkan Rindang Lesmana dipercaya menjabat Kepala Bagian Fasilitasi dan Pengawasan Penganggaran Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar.
Ismail Eendi dilantik sebagai Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Promosi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), sementara Muhammad Saidar menjabat Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Ahmad Supriade dilantik sebagai Kabid Anggaran, sedangkan Yoga Jati Nugraha dipercaya menjabat Kepala Subbidang Evaluasi dan Pelaporan Aset.
Sementara itu, Gigi Haryo Santoso dilantik sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Daerah dan Elektromedik Dinas Kesehatan.
Melalui pengisian sejumlah jabatan tersebut, Aulia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat memperkuat koordinasi, mempercepat pelaksanaan program, dan mengevaluasi berbagai kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Langkah itu diharapkan mampu mendukung pencapaian sasaran Kukar Idaman Terbaik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di Kukar. [] (ADV)
Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan