Bupati Kukar Tinjau Posko dan Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Tenggarong

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri meninjau lokasi penanganan pascakebakaran di Kelurahan Melayu, Tenggarong, sekaligus memastikan penyaluran bantuan peralatan memasak dan penyediaan makanan melalui dapur umum bagi warga terdampak.

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mempercepat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Rukun Tetangga (RT) 33, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Senin (05/10/2026). Upaya tersebut dilakukan melalui penyaluran bantuan kebutuhan dasar, penyediaan dapur umum, serta koordinasi lintas instansi untuk membantu pemulihan warga terdampak.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri meninjau langsung posko penanganan kebakaran dan dapur umum, Kamis (08/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Aulia didampingi jajaran Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

Aulia mengatakan Pemkab Kukar terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi masyarakat melalui penyaluran bantuan dan koordinasi dengan berbagai pihak.

“Kami berharap bahwa proses recovery pascakebakaran ini bisa kita lakukan dengan cepat,” kata Aulia.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran, mulai dari personel pemadam kebakaran, BPBD, relawan, hingga pemerintah kecamatan dan kelurahan.

“Alhamdulillah bantuan dari masyarakat sangat luar biasa. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Damkar, BPBD, seluruh relawan yang dari awal sudah membantu warga,” ujarnya.

Menurut Aulia, kebutuhan warga terdampak tidak hanya berupa bahan makanan, tetapi juga perlengkapan rumah tangga yang diperlukan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, khususnya peralatan memasak.

Menindaklanjuti kebutuhan tersebut, Pemkab Kukar berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kukar melalui pemerintah kecamatan untuk menyalurkan bantuan perlengkapan memasak kepada warga terdampak.

“Hari ini Baznas menurunkan bantuan untuk perlengkapan memasak. Karena kalau seandainya bahan baku masakannya banyak, tapi peralatan masaknya tidak ada, bahan makanan tidak bisa terolah dengan baik,” katanya.

Selain menyalurkan bantuan peralatan memasak, BPBD bersama personel pemadam kebakaran (Damkar) dan relawan mengoperasikan dapur umum untuk menyediakan makanan bagi warga terdampak, relawan, serta petugas yang terlibat dalam penanganan pascakebakaran.

Melalui penyaluran bantuan dan pengoperasian dapur umum tersebut, Pemkab Kukar berharap kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi selama masa pemulihan sehingga masyarakat terdampak bisa secara bertahap kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. [] (ADV)

Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *