Dispora Kukar menyiapkan mekanisme fasilitasi dan kebutuhan pendukung atlet melalui koordinasi bersama KONI Kukar menjelang pelaksanaan Porprov Kaltim 2026 di Paser.
KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan mekanisme fasilitasi bagi atlet dan cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Paser, November 2026. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan atlet dan fasilitas pendukung dapat terpenuhi selama pelaksanaan kompetisi.
Kesiapan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat kerja (raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar yang digelar di Kantor Dispora Kukar, Sabtu (10/10/2026).
Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan pihaknya mendapat kesempatan untuk memaparkan mekanisme fasilitasi kegiatan, termasuk kesiapan sarana dan prasarana bagi atlet yang akan bertanding di Paser.
“Termasuk kesiapan-kesiapan yang saat ini sudah kita persiapkan untuk kedatangan atlet yang akan bermain di Kabupaten Paser. Termasuk segala fasilitas lainnya akan kami sampaikan pada forum tersebut,” ujar Aji Ali saat ditemui di Gedung Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Kompleks Stadion Rondong Demang, Tenggarong.
Menurut Aji Ali, pemaparan tersebut diperlukan agar setiap cabor memperoleh gambaran mengenai bentuk dukungan dan kebutuhan yang dapat difasilitasi pemerintah daerah selama penyelenggaraan Porprov Kaltim.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari koordinasi antara Dispora dan KONI Kukar dalam mempersiapkan keikutsertaan kontingen daerah pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Selain membahas kesiapan menghadapi Porprov, raker KONI Kukar juga mengagendakan penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan sepanjang 2026 serta penyusunan program kerja 2027.
Melalui forum tersebut, KONI Kukar diharapkan dapat mengevaluasi program pembinaan dan mengidentifikasi kebutuhan setiap cabor sebagai dasar penyusunan langkah persiapan menghadapi kompetisi.
Aji Ali menilai evaluasi dan perencanaan yang dilakukan sejak awal penting untuk memastikan kesiapan organisasi olahraga, atlet, dan fasilitas pendukung menjelang pelaksanaan Porprov.
Ia juga menyoroti isu mengenai batas usia 30 tahun yang beredar menjelang penyelenggaraan kompetisi. Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian dan pembahasan agar tidak menimbulkan kendala dalam persiapan atlet.
“Kami berharap dalam raker ini tentunya program yang disampaikan, yang dibuat oleh kawan-kawan KONI ini, salah satunya mungkin mengevaluasi hasil capaian nanti di Porprov, kemudian juga mempersiapkan sejak sekarang. Tentunya isu yang kemarin beredar itu terkait dengan usia 30, tentunya harus kita sikapi hari ini,” katanya.
Melalui koordinasi dan pembahasan tersebut, Dispora Kukar berharap seluruh cabor dapat mempersiapkan kebutuhan secara lebih terarah sehingga keikutsertaan atlet Kukar pada Porprov Kaltim 2026 berjalan optimal. [] (ADV)
Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan