Tuesday , May 22 2018
Breaking News
Home / Headlines / Penasehat : Sanggar Tari Kijang Berantai Dinonaktifkan

Penasehat : Sanggar Tari Kijang Berantai Dinonaktifkan

 

 

Syarifah Hafsah Djuhardi binti Syarif Said Baraqbah (Penasehat sekaligus Pembina sanggar tari “Kijang Berantai”) duduk sebelah kiri, dan Pharlisa H. Djuhardi duduk sebelah kanan selaku Bendahara sesuai Akte Notaris Basuki Rahardjo, SH yang diterbitkan tahun 2016 (Foto:Rachmat Effendi)

PONTIANAK-Perguruan Kijang Berantai  yang digagas diera tahun 1980-an oleh sang maha guru H. Djuhardi H. Alwi Bakran tidak pernah terjadi persoalan yang mengarah perpecahan.

Namun saat ini menurut Syarifah Hafsah Djuhardi binti Syarif Said Baraqbah perlu dilakukan perbaikan internal. Hal tersebut dikarenakan adanya ketidakberesan kepengurusan, sekaligus sebagai upaya pembenahan kepengurusan. Apalagi selama ini pengurus yang ada seperti ketua tidak pernah berkoordinasi baik menyangkut program kerja maupun hal-hal yang berbau pengajuan proposal ke pihak-pihak lain.

“Saya memberitahukan kepada khalayak ramai termasuk pihak pemerintah maupun swasta , perorangan maupun badan hukum, dalam negeri maupun liar negeri bahwa untuk sementara waktu sanggar tari “Kijang Berantai” dinonaktifkan,’’ujar Syarifah Hafsah Djuhardi binti Syarif Said Baraqbah kepada wartawan Beritaborneo.com, Rabu (25/4).

Menurutnya, penonaktifan sanggar tari Kijang Berantai tersebut berkenaan dengan aktivitas pengurus tanpa ada koordinasi dengan pengurus lainnya, termasuk mengajukan proposal sumbangan kepada pihak-pihak lain.

“Saya selaku penasehat dan pembina sanggar tari Kijang Berantai berkenaan dengan proposal yang sudah keluar dan sudah diterima pihak terkait mohon dipending,’’pinta Syarifah Hafsah Djuhardi binti Syarif Said Baraqbah yang merupakan isteri kedua pendiri Perguruan Kijang Berantai.

Masih kata Syarifah Hafsah Djuhardi binti Syarif Said Baraqbah, bagi pihak yang sudah terlanjur memberikan atau mengirim dana lewat rekening yang bersangkutan akan dikembalikan oleh nama pemilik rekening tersebut.

“Sekali lagi saya tegaskan bahwa tidak ada kegiatan apapun yang mengatasnamakan sanggar tari Kijang Berantai,’’pungkasnya.

Menyikapi hal tersebut, menurut Dorisa ketua sanggar tari Kijang Berantai sebenarnya persoalan ini lebih mengarah kepada rasa tidak suka secara personal. Sampai saat ini sanggar tari Kijang Berantai berjalan seperti biasa.

“Mereka itu tidak tahu apa-apa tentang sanggar tari Kijang Berantai, dan saya lebih tahu masalah ini,’’ujar Dorisa dihubungi via handphone (Jum’at (27/4). (Rachmat Effendi)

2,297 total views, 8 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com