TP PKK Kalbar Salurkan Bantuan RTLH untuk 10 Keluarga di Mempawah

Ketua TP PKK Kalbar Erlina menyerahkan bantuan RTLH kepada 10 keluarga di Mempawah sekaligus memperkuat evaluasi program pemberdayaan keluarga dan mendorong kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

MEMPAWAH – Sebanyak 10 keluarga di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui kolaborasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalbar dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kalbar. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih layak, sehat, dan aman.

Penyerahan bantuan dilakukan dalam kunjungan kerja Ketua TP PKK Kalbar, Erlina, di Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Kamis (08/10/2026). Kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari pembinaan serta pemantauan dan evaluasi (monev) rutin terhadap pelaksanaan program PKK di kabupaten dan kota se-Kalbar.

Erlina menekankan pentingnya ketepatan pendataan penerima bantuan agar dukungan pemerintah benar-benar menjangkau keluarga yang membutuhkan. Ia juga meminta para penerima merawat rumah yang telah dibantu sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Lakukan pendataan dengan cermat dan jujur agar bantuan tepat sasaran,” pesannya, sebagaimana diberitakan Mempawah, Kamis (08/10/2026).

Menurut Erlina, peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat memerlukan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah dan organisasi PKK. Karena itu, ia mengajak kalangan dunia usaha dan para dermawan berpartisipasi memperluas jangkauan bantuan bagi keluarga yang masih menempati hunian tidak layak.

“Atas nama TP PKK Provinsi Kalbar, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah menjaga semangat gotong royong, ruh PKK sejak awal didirikan,” tutur Erlina.

Selain penyerahan bantuan RTLH, kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Mempawah. Pembinaan ini bertujuan memperkuat koordinasi antara TP PKK provinsi dan kabupaten agar program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih optimal hingga tingkat desa dan kelurahan.

Erlina mengapresiasi sejumlah program yang telah dikembangkan TP PKK Kabupaten Mempawah, antara lain percepatan penurunan angka tengkes (stunting), peningkatan kesehatan ibu dan anak (KIA), penguatan pos pelayanan terpadu (posyandu), ketahanan pangan rumah tangga, literasi digital, pelestarian tradisi Robo’-Robo’, serta respons terhadap bencana.

“Semua ini membuktikan bahwa PKK Kabupaten Mempawah telah menjadi mitra Pemerintah Daerah yang tangguh dan inovatif dalam membangun keluarga sejahtera,” ujar Erlina.

Ia menilai keberhasilan program PKK tidak semata-mata ditentukan oleh penghargaan yang diraih, tetapi juga oleh dampak nyata terhadap kehidupan keluarga. Oleh sebab itu, kader PKK diminta terus aktif mendampingi masyarakat dan memastikan program pemberdayaan menyentuh kelompok yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, Erlina juga mengingatkan para kader agar menjaga kekompakan dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas. Pendataan yang akurat, koordinasi yang kuat, serta gotong royong dinilai penting untuk memastikan program kesejahteraan keluarga memberikan hasil berkelanjutan.

“Kami berpesan kepada seluruh kader PKK Kabupaten Mempawah, jagalah kebersamaan, kekompakan, dan keikhlasan dalam mengabdi, karena keberhasilan PKK tidak diukur dari piala dan penghargaan semata, melainkan dari sejauh mana keluarga di sekitar kita menjadi lebih sejahtera, sehat, cerdas, dan berdaya,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Kalbar dan Kabupaten Mempawah, asisten dan staf ahli, camat, kepala desa, serta Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah, Rosnilawati, bersama jajaran pengurus. Kolaborasi lintas sektor diharapkan memperluas jangkauan program PKK dan membantu lebih banyak keluarga memperoleh hunian yang layak serta kehidupan yang lebih sejahtera. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *