Gangguan jaringan transmisi 150 kV pada Minggu sore mendorong PLN mengerahkan personel gabungan untuk menangani jaringan dan memulihkan sistem kelistrikan di Berau secara bertahap.
BERAU – Pemulihan pasokan listrik di Kabupaten Berau (Berau), Kalimantan Timur (Kaltim), menjadi prioritas PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) setelah gangguan pada jaringan transmisi tegangan tinggi 150 kilovolt (kV) terjadi pada Minggu (25/10/2026) sore. Personel gabungan dikerahkan untuk memeriksa jaringan dan mempercepat penormalan sistem dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan pasokan.
Gangguan tersebut terdeteksi sekitar pukul 16.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA), berdasarkan informasi dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Redeb. Petugas masih melakukan pemeriksaan dan penanganan di lapangan untuk mengetahui kondisi jaringan sebelum sistem kembali dioperasikan secara normal.
Humas Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Berau menyatakan, penanganan dilakukan melalui pemeriksaan teknis dengan mempertimbangkan kondisi jaringan dan keamanan operasional. Penormalan tidak dapat dilakukan sekaligus, melainkan harus mengikuti hasil pemeriksaan serta tahapan pemulihan di lapangan.
“Begitu menerima informasi adanya gangguan pada jaringan transmisi 150 kV, personel gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan. Kami berupaya mempercepat pemulihan agar pasokan listrik kepada pelanggan dapat kembali normal,” ujar Humas PLN UP3 Berau, sebagaimana diberitakan Portalberau, Minggu (25/10/2026).
PLN menekankan bahwa keselamatan petugas dan keandalan sistem menjadi pertimbangan utama selama proses perbaikan. Langkah teknis perlu dilakukan secara cermat agar jaringan dapat kembali beroperasi tanpa mengabaikan aspek keamanan.
“Kami memahami bahwa gangguan listrik dapat menghambat aktivitas masyarakat, baik di rumah tangga maupun kegiatan usaha. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama proses penanganan berlangsung,” lanjutnya.
Gangguan pasokan listrik berpotensi memengaruhi kegiatan rumah tangga dan operasional usaha. Karena itu, PLN meminta pelanggan memahami proses pemulihan yang masih berlangsung serta mengikuti informasi terbaru melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.
“Kami memohon dukungan masyarakat agar proses penanganan berjalan lancar. Keselamatan tetap menjadi prioritas, sehingga penormalan dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan dan keandalan jaringan,” tutupnya.
Hingga informasi ini disampaikan, personel PLN masih menangani gangguan dan mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Masyarakat diimbau memantau pengumuman resmi PLN untuk memperoleh perkembangan terbaru mengenai penanganan dan penormalan pasokan listrik di Berau. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan