Selasa , Juni 25 2019
Breaking News
Home / Berita Lainnya / Ahmad Jamalong Dekan FPOK IKIP PGRI Pontianak

Ahmad Jamalong Dekan FPOK IKIP PGRI Pontianak

 

Ahmad Jamalong, S.Pd, M.Pd ketika dilantik sebagai Dekan FKOP IKIP PGRI Pontianak, Sabtu (3/6)

PONTIANAK-Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP PGRI) Pontianak Prof. Dr. H. Samion, M.Pd melantik pejabat baru di lingkungannya, Sabtu (3/6), di Aula IKIP PGRI Jalan Ilham Pontianak.

Tercatat ada Empat Dekan yang diambil sumpah masing-masing Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial (FPPS) Rustam, SPd, M.Pd.Kons, Dekan Fakultas Pendidikan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi (F.Mipatek), Muhammad Firdaus, M.Pd, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Dr. Elva Sulastriana, M.Pd, Dekan Fakultas Pendidikan Olah Raga dan Kesahatan (FPOK), Ahmad Jamalong, S.Pd, M.Pd.

Diantara Dekan yang dilantik, wartawan beritaborneo.com menemui salah satu Dekan yakni Ahmad Jamalong, S.Pd, M.Pd, yang menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan teman-teman dan lembaga civitas akdemika.

“Saya sebelumnya Fakultas Ilmu Pendidikan Pengetahuan Sosial dan sekarang dipercayakan kembali  menjadi Dekan Fakultas Olahraga, sebenarnya awalnya saya ingin istirahat tapi ini merupakan amanah memang berat ke depan yang harus kita kerjakan selaku Dekan kita harus bersenergi dengan pimpinan Rektor, Dosen- dosen  maupun Mahasiswa,’’kata Ahmad Jamalong.

Menurut Ahmad Jamalong, tugas kita tetap berkomitmen dan konsentrasi  agar FKOP khususnya tetap diminati masyarakat Kalbar maupun di luar Kalbar itu yang perlu,”Sebagai Dekan Fakultas  Pendidikan Olahraga merupakan program studi yang sangat khusus memang dibenahi di program 100 hari kerja,’’tegas Ahmad Jamalong.

Dalam program kerjanya, Ahmad Jamalong menjabarkan, bagaimana menata internal dosen dan mahasiswa, ini merupakan SDM bagaimana dosen memberikan komitmen untuk memberikan pelayanan terhadap mahasiswa, karena mahasiswa adalah tamu, raja kita yang harus kita layani dengan baik.

Bagaimana ketersedian Sarana dan Prasarana karna penjas ini selain teori juga 70 persen praktek bagaimana biasa berjalan kalau tidak di dukung sarana dan prasarana.

Kita bersinergi beberapa stakheldor satunya dengan Pemerintah Provinsi, Pemda Kabupaten/ Kota, KONI Provinsi, KONI Kabupaten dan Kota maupun semua Pengprov yang ada. Karena menyangkut masa depan mahasiswa harus dibebankan dengan surat keterangan pendamping ijazah.

“Saya ingin 4 tahun masa kerja saya dan  stekholder bidang olah raga tentunya akan diwarnai dosen, mahasiswa alumni-alumni kita yang lulusan dari IKIP PGRI khususnya dari Penjaskes,’’ujar Ahmad Jamalong. (Masrun)

696 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa