Festival Pasir Putih di Muara Benangaq didorong menjadi wadah pengembangan bakat, promosi potensi lokal, penguatan UMKM, serta penggerak ekonomi dan pariwisata kampung.
KUTAI BARAT – Festival Pasir Putih di Kampung Muara Benangaq, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), didorong tidak berhenti sebagai agenda perayaan hari ulang tahun kampung, tetapi berkembang menjadi ruang promosi potensi lokal dan penggerak ekonomi masyarakat. Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Kubar Nanang Adriani saat membuka festival, Senin (05/10/2026).
Menurut Nanang, keberadaan festival dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjukkan berbagai potensi yang dimiliki kampung, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha untuk meningkatkan aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.
“Event ini diharapkan bukan sekadar acara seremonial semata, melainkan menjadi ajang untuk menggali bakat dan prestasi, sekaligus mampu mendongkrak perekonomian masyarakat, khususnya di Kampung Muara Benangaq,” ujarnya.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kampung Muara Benangaq, panitia, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Festival Pasir Putih. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi modal penting agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Festival juga menjadi momentum memperkenalkan karakter dan daya tarik Kampung Muara Benangaq kepada masyarakat yang hadir. Aktivitas pengunjung selama rangkaian kegiatan diharapkan menciptakan peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan transaksi.
Selain aspek ekonomi, penyelenggaraan festival secara berkelanjutan dinilai dapat diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata. Potensi lokal yang dikemas melalui kegiatan masyarakat dapat menjadi daya tarik baru apabila dikelola secara konsisten dan melibatkan masyarakat setempat.
Pemkab Kubar mendorong setiap kampung mengembangkan potensi sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Pendekatan tersebut diharapkan membuat kegiatan masyarakat tidak hanya bersifat hiburan, tetapi turut menghasilkan manfaat ekonomi dan memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan kampung.
Pembukaan Festival Pasir Putih ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Wabup Kubar sebagai tanda dimulainya rangkaian pertandingan yang menjadi bagian dari festival. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal bagi pengembangan Festival Pasir Putih sebagai agenda yang mampu mengangkat potensi masyarakat, pariwisata, dan ekonomi Kampung Muara Benangaq sebagaimana diberitakan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Senin (05/10/2026). []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan