Kebakaran di Pangkalan Militer Kanada Tewaskan Empat Personel

Kebakaran yang menyebar saat latihan tempur di pangkalan militer Wainwright, Kanada, menewaskan empat personel, menyebabkan 39 orang dirawat, dan memicu penyelidikan atas penyebab serta aspek keselamatan latihan.

OTTAWA – Sedikitnya empat personel militer Kanada tewas dan 39 orang lainnya dirawat di rumah sakit setelah kebakaran meluas di area latihan militer Wainwright, Provinsi Alberta, Sabtu (17/10/2026). Dari puluhan korban yang menjalani perawatan, sedikitnya 19 orang dilaporkan berada dalam kondisi kritis, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki.

Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat ketika sejumlah personel infanteri menjalani latihan tempur menggunakan amunisi aktif. Api yang awalnya muncul di padang rumput sekitar satu kilometer dari lokasi latihan kemudian bergerak menuju kawasan latihan dan area administrasi.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney, saat berbicara kepada publik dari Ottawa pada Minggu (18/10/2026), menyebut insiden tersebut sebagai “salah satu tragedi terburuk yang menimpa angkatan bersenjata di wilayah Kanada pada masa damai”.

Empat personel yang meninggal dunia telah diidentifikasi sebagai Sersan Morgan Wong, Prajurit Shaun Farrell, Prajurit Aidan Goulding, dan Prajurit Hayden Lykkemark.

Mayor Jenderal Wade Rutland menjelaskan, latihan tersebut melibatkan personel yang menyimulasikan serangan terhadap musuh. Berbagai persenjataan digunakan, termasuk peluncur granat, granat, senjata ringan, dan amunisi aktif.

Menurut Rutland, angin yang tidak biasa kuatnya membuat api menyebar cepat dan berubah arah menuju kawasan administrasi. Sejumlah kegiatan latihan juga berlangsung di berbagai bagian area tersebut ketika kebakaran terjadi.

“Ada beberapa kegiatan latihan yang berlangsung di seluruh area pelatihan pada saat itu,” kata Rutland.

Wali Kota Wainwright Bruce Pugh mengatakan kepada BBC, sebagaimana diberitakan Senin (19/10/2026), bahwa suara tembakan meriam terdengar dari pangkalan sebelum mendadak berhenti. Suara tersebut merupakan hal yang biasa didengar warga di sekitar pangkalan. Setelah situasi darurat diketahui, tim penyelamat segera dikerahkan.

“Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat masih berada di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api,” kata Pugh.

Perdana Menteri Alberta Danielle Smith menyampaikan bahwa 39 orang dirawat di rumah sakit dan sedikitnya 19 di antaranya berada dalam kondisi kritis. Sementara itu, Carney mengatakan personel militer bersama petugas darurat berupaya memadamkan kebakaran sepanjang malam dalam situasi yang sangat sulit.

Dampak kebakaran juga membebani pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Warren Thirsk, dokter unit gawat darurat di Royal Alexandra Hospital, mengatakan kepada penyiar CBC bahwa jumlah pasien akibat insiden tersebut telah “sepenuhnya melampaui kapasitas” fasilitas kesehatan setempat.

Sejumlah korban kemudian dipindahkan ke Edmonton untuk memperoleh perawatan lanjutan. Rumah sakit sempat memberlakukan status code orange, yakni protokol tanggap darurat untuk menangani insiden dengan jumlah korban besar, sebelum status itu dicabut.

Badan kesehatan Alberta mengerahkan 30 unit bantuan medis ke Wainwright, terdiri atas 22 ambulans darat, enam pesawat bersayap tetap, dan dua helikopter. Layanan ambulans udara regional STARS juga mengirimkan pesawat dan kru dari Edmonton, Saskatoon, serta Calgary untuk mendukung evakuasi dan penanganan korban.

Brandon Simmons, penghuni fasilitas perawatan jangka panjang di Wainwright Health Centre, menggambarkan situasi ketika tenaga kesehatan bergegas menyiapkan peralatan untuk menerima pasien. Ambulans terus berdatangan sepanjang malam.

“Saya mendengar orang-orang berteriak di dalam kendaraan-kendaraan itu. Suara itu tidak akan pernah hilang dari ingatan saya,” ujar Simmons, menggambarkan kejadian tersebut “seperti adegan dalam film perang”.

Angkatan Bersenjata Kanada menyatakan penyelidikan masih berlangsung dan sejauh ini belum menemukan indikasi bahwa insiden tersebut berkaitan dengan terorisme. Rutland juga mengatakan pihaknya tidak meyakini kebakaran itu berhubungan dengan infrastruktur minyak dan gas ataupun campur tangan pihak luar.

Pangkalan Wainwright, yang terletak sekitar 210 kilometer di sebelah timur Edmonton, merupakan salah satu lokasi utama latihan tembak langsung militer Kanada dan digunakan oleh personel Kanada serta negara-negara sekutu. Dalam kondisi normal, sekitar 690 personel militer dan 300 pekerja sipil berada di pangkalan tersebut setiap hari.

Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat tetap bersiaga untuk mencegah munculnya kembali titik api. Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap penyebab kebakaran sekaligus menjadi dasar evaluasi terhadap keselamatan latihan militer dan kesiapan penanganan keadaan darurat, terutama ketika latihan menggunakan amunisi aktif berlangsung di tengah kondisi cuaca yang berisiko. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *