Senin , Desember 17 2018
Breaking News
Home / Kalimantan Barat / LAKI Kalbar Deklarasikan Tolak Politik Uang

LAKI Kalbar Deklarasikan Tolak Politik Uang

 

Ketua Umum LAKI Kalbar Burhanudin Abdullah menandatangani deklarasi “Tolak Politik Uang” bersama stakeholder menjelang Pilkada serentak 2018, Rabu (21/3) (Foto:Yuni Hairunita)

KUBU RAYA-Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) menggelar Deklarasi tolak politik uang Pilkada serentak 2018 Kalimantan Barat bertajuk “Indonesia Melawan Korupsi” bertempat di gedung LAKI jalan TPI Desa Rengas Kapuas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya,  Rabu (21/3) .

Turut hadir pada kegiatan ini ketua Bawaslu, wakil ketua KPU Kalbar, Kapolsek Pontianak Barat serta seluruh perwakilan pengurus DPC LAKI se-Kalimantan Barat. Dalam kegiatan deklarasi tersebut bertepatan dengan ulang tahun ketua umum LAKI , Burhanudin Abdullah yang ke 53 .

Ketua Umum Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kalbar, Burhanudin Abdullah menegaskan, tolak politik uang Pilkada serentak di Kalimantan Barat 2018 merupakan suatu harapan seluruh elemen dan komponen masyarakat, untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas. Arti dari berkualitas adalah jujur, berintegritas, beradab dan bermoral tanpa ada meraih suara pakai uang itu harapan rakyat elemen dan komponen masyarakat Kalimantan Barat.

“Keinginan ini kita wujudkan lewat deklarasi tolak politik uang antara LAKI, pemerintah, penegak hukum, pihak Bawaslu dan KPU Kalbar. Hal ini untuk menyamakan persepsi segera meninjak lanjuti dan mewujudkan masyarakat untuk menolak politik uang,’’kata Burhanudin Abdullah disela-sela acara kepada wartawan Berita Borneo.

Burhanudin melanjutkan, strategi LAKI dalam mencegah terjadinya money politik ini jangan ragu karena kita sudah berpengalaman yang cukup banyak dari pilkada yang lain, kita bukan hanya menyiapkan posko pengaduan tapi juga menyiapkan orang-orang yang terlatih untuk mendapatkan informasi terkait adanya tindak pidana money politik ini.

“Apabila ada berupa barang seperti semen, indomie dan sebagainya masuk ke daerah yang kita anggap rawan terjadi money politik, orang kita sudah ada di situ dan kita kordinasi dengan pihak polisi dan Bawaslu” tegas Burhanudin . (Rachmat Effendi/Yuni Hairunita)

 

72 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa