Selasa , Maret 26 2019
Breaking News
Home / Kalimantan Timur / Pasukan Kuning Pahlawan Adipura

Pasukan Kuning Pahlawan Adipura

 
images“Saya sering komunikasi lewat BlackBerry Messenger (BBM) ke Ibu Ice (Aji Hendreter Nadia Noraini). Tak hanya di BBM, saya juga kerap telepon kalau ada rumput yang mulai meninggi, karena tim independen dari KLH memantau Tenggarong seperti siluman dan tak bisa di lobi-lobi.”

BEGITU kata Bupati Kukar Rita Widyasari mengawali wawancara dengan Kaltim Post, kemarin (7/6). Ia mengaku, ada genangan air di sela-sela jalan hingga rumput taman yang mulai meninggi membuatnya tak pernah putus berkomunikasi dengan jajarannya melalui telepon genggam. Meski dia saat itu berada di luar kota. Bahkan genangan air tepat di samping Museum Mulawarman pun pernah menjadi objek jepretannya, lalu di-share melalui BBM.
“Ibu Ice sering saya BBM jika ada rumput yang tinggi, jika tak masuk bahkan saya telepon suaminya (Ape), karena tim independen dari KLH kerap mendadak datang meninjau, dilobi-lobi pun tak bisa,” bebernya. Komunikasi dengan Aji Hendreter Nadia Noraini yang menjabat kepala Bidang Kebersihan, Pemukiman dan Pertamanan (KPP) Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) dan Fida Hurasani (Ape), kepala Satpol PP Kukar memang sangat tepat, lantaran sang suami kerap mendampingi istrinya turun ke lapangan.
Seperti membersihkan gorong-gorong yang tersumbat hingga penataan kebersihan kota menjadi lebih indah. “Terkhusus Adipura ini diperoleh berkat kinerja Kepala Badan Lingkungan Hidup Akhmad Taufik Hidayat dan seluruh warga Kukar,” tuturnya. Namun, kata dia, yang sebenarnya menjadi pahlawan mendapat Adipura ini tak luput dari peran serta pasukan kuning, karena di balik pekerjaannya yang kotor-kotor tapi menjadi teladan.
“Pasukan Kuning akan saya lebih perhatikan lagi dengan menaikkan insentifnya,” ucap dia. Dia menyebut, jika lingkungan bersih dan warga sadar dengan kebersihan, aparat pemerintahan pun akan menjadi bersih. “Saya pernah pergi ke luar kota yang di mana-mana tempatnya kotor bahkan sampai kantor pemerintahannya. Saya tanya masyarakat di sana, karena kepala daerahnya yang cuek. Nah dari hal kecil ini saya harap warga mulai sadar,” harapnya. [] RedFj/KP

972 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa