Raih Perunggu Nasional, Indri Purwati Siap Cetak Pemanah Muda Kubar

Peraih medali perunggu Kejurnas Panahan Senior 2026, Indri Purwati, akan beralih menjadi pelatih untuk membantu pembinaan atlet muda Kubar menjelang Porprov VIII di Paser.

KUTAI BARAT – Pengalaman meraih medali perunggu pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Senior 2026 menjadi modal Indri Purwati untuk melanjutkan kiprahnya di dunia panahan, kali ini melalui pembinaan atlet muda Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Peralihan peran tersebut dilakukan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Kabupaten Paser karena Indri telah mencapai batas usia yang ditetapkan untuk kategori atlet.

Indri sebelumnya memperkuat kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) pada Kejurnas Panahan Senior 2026 di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta. Ia menyumbangkan medali perunggu melalui nomor beregu divisi compound putri setelah bersaing dengan pemanah dari berbagai provinsi.

Kepala Pelatih Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kubar, Rizki Okta Pilian, mengatakan Indri tidak dapat bertanding sebagai atlet pada Porprov VIII karena terbentur ketentuan batas usia maksimal 30 tahun. Meski demikian, pengalaman dan kemampuannya akan tetap dimanfaatkan untuk mendampingi atlet-atlet daerah.

“Karena terbentur regulasi U-30 di Porprov, maka untuk ajang tersebut Indri yang sudah menyentuh usia 30 tahun tidak bisa turun sebagai atlet. Namun, ia akan bergabung memperkuat jajaran tim pelatih untuk membina atlet-atlet Kubar,” ujar Rizki kepada Infokubar, Senin (12/10/2026), sebagaimana diberitakan Infokubar, Senin (12/10/2026).

Pengalaman Indri dalam berbagai kejuaraan diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan teknis dan mental bertanding atlet muda. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari kesinambungan pembinaan agar prestasi panahan Kubar tetap berkembang meskipun atlet senior beralih ke peran kepelatihan.

Indri memiliki catatan kemampuan yang menjadi bekal dalam perjalanan kariernya. Ia mengungkapkan pernah mencatatkan skor 695 dalam seleksi nasional (seleknas) pada periode 2021–2022.

“Personal best saya di setiap event berbeda-beda, tetapi saya pernah mendapatkan skor 695 di event seleknas 2021–2022,” ungkap Indri.

Meski tidak lagi bertanding pada Porprov VIII, Indri tetap menaruh harapan besar terhadap perkembangan panahan di daerahnya. Ia ingin pengalaman yang dimilikinya dapat diteruskan kepada atlet-atlet muda agar mampu bersaing dan memperkuat Kaltim dalam kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

“Saya berharap Perpani Kutai Barat bisa menghasilkan bibit-bibit atlet terbaik untuk Kalimantan Timur,” katanya.

Menjelang Porprov VIII di Paser, Indri menyebut program latihan atlet panahan Kubar berjalan lancar. Ia berharap persiapan yang dilakukan dapat menghasilkan prestasi maksimal, termasuk peluang meraih medali emas.

“Untuk di Porprov, insyaallah Perpani Kutai Barat akan berusaha mendapatkan hasil yang terbaik dan semoga itu bisa emas,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubar selama persiapan menuju ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Dukungan yang diberikan mencakup pendanaan pemusatan latihan atau training center (TC), uang makan, serta peralatan penunjang latihan.

Menurut Indri, dukungan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan teknis atlet, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi atlet dan pelatih untuk menjalani program persiapan secara konsisten.

“Bentuk dukungannya berupa bantuan pendanaan dan support yang tak henti-henti untuk kami para atlet dan pelatih,” tambahnya.

Dalam Kejurnas Panahan Senior 2026, Kubar juga mengirimkan M. Wildan Wafi untuk memperkuat kontingen Kaltim pada nomor beregu divisi recurve putra. Namun, langkah Wildan terhenti di babak 32 besar.

Kepala Pelatih Perpani Kubar, Rizki, menjelaskan bahwa sebenarnya terdapat tiga atlet asal Kubar yang lolos untuk mengikuti kejuaraan nasional tersebut. Akan tetapi, keterbatasan anggaran membuat hanya dua atlet yang dapat diberangkatkan ke Jakarta.

“Dalam Kejurnas Panahan 2026 kali ini, pemanah Kubar sebenarnya meloloskan tiga orang. Hanya saja terkendala anggaran, sehingga hanya dua yang bisa berangkat,” pungkasnya.

Dengan pengalaman kompetisi nasional yang dimiliki Indri dan persiapan atlet yang terus berjalan, Perpani Kubar diharapkan mampu memperkuat regenerasi pemanah sekaligus meningkatkan peluang meraih medali pada Porprov VIII di Paser. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *