Breaking News
Home / Budaya / Selamat Datang di Ajang EIFAF 2015

Selamat Datang di Ajang EIFAF 2015

 
Wanita-wanita cantik sedang mengenakan pakaian khas Dayak Kenya saat tampil di ajang Erau.

Wanita-wanita cantik sedang mengenakan pakaian khas Dayak Kenya saat tampil di ajang Erau.

SELAMA kurang lebih sepekan, pengunjung dari seluruh penjuru nusantara dan luar negeri akan disuguhkan berbagai perfom kesenian, baik dari budaya lokal maupun dari manca negara. Inilah Erau adat bangsa Kutai yang dirangkai dengan festival kesenian dari berbagai negara di penjuru dunia, Erau and International Folk Arts Festival (EIFAF) 2015.

Prosesinya sebenarnya dimulai dari tanggal 3 Juni, tetapi secara adat dan resmi dimulai pada Minggu, 7 Juni 2015. Ditandai dengan ritual mendirikan tiang ayu di keraton Kutai Kartanegara dan pembukaan EIFAF 2015 di Stadion Rondong Demang. Pasca dibuka, pesta adat akan berlangsung hingga tanggal 15 Juni 2015.

Minggu petang ini, kegiatan ritual dilanjutkan dengan Beluluh dan Bepelas. Beluluh adalah ritual untuk mensyukuri nikmat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi berkah pelaksanaan Erau. Sedang Bepelas adalah ritual mendoakan raga dan sukma sultan dari ujung rambut sampai ujung kaki. Di saat yang sama, ada pagelaran seni yang digelar di tiga tempat, yakni Panggung Kesenian Skate Park, Parkir Stadion Rondong Demang dan Panggung Taman Ulin. Kesemua tempat itu berada di Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Jika anda belum menyempatkan hadir di beberapa ritual adat keraton Kutai Kartanegara atau pada saat pembukaan Minggu siang tadi, pengunjung anda kecewa! Karena hingga tanggal 14 Juni 2015, pengunjung masih bisa menyaksikan secara langsung acara beluluh dan bepelas. Bahkan pagelaran seni budaya lokal hingga internasional juga dilaksanakan bergantian di tiga tempat tadi.

Bukan itu saja! Dari pagi sampai malam, masih banyak lagi kegiatan yang digelar. Ada festival kuliner, yang menyajikan secara gratis bagi para pengunjung untuk menyicipi aneka makanan khas Kutai. Acaranya digelar di halaman parkir Stadion Rondong Demang dan dilaksanakan pada Senin, 8 Juni 2015, pukul 09.00 Wita – 11.00 Wita. Dari harii Selasa, 9 Juni 2015 hingga Sabtu, 13 Juni 2015, festival kuliner berlanjut, dari pukul 10.00 Wita – 22.00 Wita.

Ada juga lomba permainan dan olah raga tradisional yang dijadwalkan siang hari hingga tanggal 13 Juni 2015. Permainan dan olahraga tradisional tersebut adalah hadang, kelom panjang, enggrang behempas bantal, behempas penjalin, menyumpit, dagongan, dan belego yang dilaksanakan di lapangan pemuda. Di Sungai Mahakam, ada perlombaan dragon boat atau perahu naga.

Di panggung kesenian skate park, juga akan digelar festival jepen, festival ngapeh, festival tarsul dan tingkilan. Setiap harinya, pengunjung juga bisa datang ke arena pameran dan bazar di halaman parkir Stadion Rondong Demang dan Pasar Seni. Dan masih banyak lagi! Pokoknya, nikmati pestanya, seminggu penuh! Mau tahu apa saja itu? Semua jadwal kegiatan Erau dan International Folk Arts Festival (EIFAF) 2015 dapat diunduh di sini.

Oya, jika anda punya banyak waktu dan ingin lebih menikmati keunikan Kutai Kartanegara, disarankan untuk mengunjungi tempat-tempat berikut :

Museum Mulawarman

Berlokasi di Tenggarong, Jalan Diponegoro. Di dalam Museum Mulawarman tersimpan benda-benda sejarah yang pernah digunakan oleh Kesultanan seperti Singgasana, Tempat Peraduan, Pakaian Kebesaran, Tombak, Keris, Meriam, Kalung dan Prasasti Yupa serta Koleksi Keramik Cina. Museum ini terdiri dari dua lantai, lantai bawah terdapat koleksi keramik Cina. Sedangkan lantai 1 berisi koleksi peninggalan bercorak kesenian. Di belakang museum, pengunjung bisa berbelanja cinderamata khas budaya Dayak, batu perhiasan, maupun cendera mata lainnya.

Museum Mulawarman

Di dalam Museum Mulawarman ini tersimpan benda-benda yang mempunyai nilai sejarah dan seni yang tinggi yang pernah digunakan oleh Kesultanan seperti : singgasana, patung lembuswana, kalung uncal, meriam sapu jagad peninggalan Belanda, tiruan prasasti Yupa, seperangkat Gamelan dari Keraton Yogyakarta 1855, arca Hindu, seperangkat meja tamu peninggalan Kesultanan Bulungan, hasil kerajinan suku Dayak Benuaq Ulap Doyo, minirama, koleksi numismatika, koleksi keramik dari Cina, Jepang, Vietnam dan Thailand dan sebagainya.

PLANETARIUM

Planetarium Jagad Raya terletak di Jalan Pangeran Diponegoro, di sebelah kiri bangunan Museum Mulawarman. Tempat ini merupakan sarana wisata pendidikan untuk menikmati keindahan alam semesta berupa bintang-bintang, planet dan objek-objek langit lainnya. Planetarium ini merupakan tempat Teater Bintang atau teater alam, karena dapat memperlihatkan isi alam semesta serta susunannya.

planetarium jagad raya

Alat peraga yang digunakan berupa Proyektor Skymaster ZKP 3 buatan perusahaan Carl Zeiss Jerman, dengan tinggi maksimum 2750 mm dan berat mencapai 250 kg, lensa yang dimilikinya adalah 100 lensa. Memproyeksikan gambar matahari, bulan, komet, meteor, bintang, rasi, galaksi dan lain-lain. Selain proyektor utama, pada Skymaster ZKP 3 juga terdapat pendukung lainnya berupa proyektor effect dan 8 buah proyektor slide yang berfungsi untuk memproyeksikan gambar. Ruang yang digunakan sebagai ruang peragaan ditempatkan melingkari proyektor dan saat pertunjukan dimulai, ruangan tertutup rapat sehingga tidak ada cahaya yang masuk dan sirkulasi udara di atur dengan pendingin ruangan.

WADUK PANJI SUKARAME

Waduk Panji Sukarame adalah waduk yang juga dijadikan tempat rekreasi yang terletak di Kelurahan Panji Sukarame, Tenggarong, Kutai Kartanegara dan merupakan taman rekreasi yang sangat bagus untuk dinikmati dengan adanya pemandangan alam dan air waduk yang tenang. Luas lahan adalah ± 32 ha. Di sekeliling waduk banyak terdapat pondok-pondok untuk tempat beristirahat bagi para pengunjung. Di area waduk ada kafe atau warung untuk tempat makan dan minum serta panggung untuk tempat pertunjukan kesenian.

waduk panji sukarame

MUSEUM KAYU

Museum Kayu Tuah Himba terletak tidak jauh dari Kawasan Waduk Panji Sukarame, Tenggarong, yaitu berjarak sekitar 600 meter dari Waduk Panji Sukarame. Dibangun dengan bangunan kayu panggung yang berukuran 400 meter persegi. Yang melatar belakangi dibukanya objek wisata ini adalah karena adanya buaya yang telah diawetkan dalam Museum Kayu tersebut.

Museum kayu

Di dalam Museum Kayu ini terdapat beragam jenis kayu-kayu yang ada di Pulau Kalimantan dengan koleksi kerajinan Kutai yang terbuat dari rotan, berupa lemari kursi, lampu, tempat tidur dan sebagainya. Lalu kerajinan Dayak, diantaranya adalah anjat, mandau, ukiran Dayak yang terbuat dari kayu ulin. Kemudian miniatur rumah khas Dayak. Selain itu ada juga banyak lagi koleksi lainnya yang patut untuk dilihat.

PULAU KUMALA

Obyek wisata Pulau Kumala yang terletak di tengah Sungai Mahakam merupakan taman rekreasi perpaduan antara teknologi modern dan budaya tradisional. Pulau seluas 81,7 hektare ini dulunya adalah lahan tidur dan semak belukar. Saat ini, sebagian area sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti sky tower setinggi 100 meter untuk menikmati keindahan dari udara, kereta api mini area permainan dan kereta gantung yang menghubungkan dengan daratan.

Pulau Kumala

Di pulau ini terdapat hotel dan cottage, kolam renang, rumah-rumah adat lamin, pura pasak pulau, masjid, patung besar Lembuswana, sky tower dan kereta gantung. Sarana permainan juga lengkap, ada mini train, merry go round, komedi putar, trampolin dan sebagainya. Fasilitas lain seperti dermaga, jalan lingkungan, kendaraan roda empat hingga pasokan air bersih dan listrik juga ada.

LADAYA LANJONG

Ladang Budaya (Ladaya) Lanjong  berlokasi di Jalan H Bachrim Seman, Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong. Ladaya Lanjong hadir dengan menawarkan paket wisata menarik. Fasilitas yang sudah bisa dinikmati pengunjung ialah permainan high rope, paint ball, flying fox, mini zoo dan kafé. Selain itu, ada beberapa paket wisata outbond di antaranya Camping dan Odah Rehat. Untuk paket Camping, ada dua pilihan untuk pengunjung. Pertama paket sewa area, yang kedua sewa area dan tenda.

ladaya lanjong

Harga tiket masuknya adalah Rp 10 ribu per orang untuk dewasa, paint ball mulai dari Rp 35 ribu per orang, flying fox mulai dari Rp 20 ribu per orang. Untuk reservasi dan harga bisa menghubungi saya langsung, Mimi 08175454200. []

6,955 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

About adminredaksi

adminredaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa