Breaking News
Home / Headlines / Terkait Teror Kepada Wiranto, Ini Pernyataan DPW Gema MA Kalbar

Terkait Teror Kepada Wiranto, Ini Pernyataan DPW Gema MA Kalbar

 

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Generasi Muda Mathla’ul Anwar (Gema) Kalimantan Barat M.Iqbal Zafarullah mengutuk keras teror kepada Mengkopolhukam Jenderal TNI (Pur) Wiranto. (Foto:Rachmat Effendi)

PONTIANAK (Berita Borneo)-Terkait kasus percobaan pembunuhan terhadap Mengkopolhukam  Jenderal TNI (Pur) Wiranto kemarin Kamis (10/10), hingga Presiden Ir. H. Joko Widodo turun tangan terhadap masalah ini. Tak terkecuali juga beragam pernyataan pro dan kontra.

Sementara itu Generasi Muda Mathla’ul Anwar (GEMA) Kalimantan Barat sebagai badan otonom Mathla’ul Anwar, mengecam dan meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas pelaku kriminal percobaan pembunuhan terhadap pak Wiranto, di alun – alun Menes, Pandegelang, Kamis (10/10).

Ketua  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Generasi Muda Mathla’ul Anwar (Gema) Kalimantan Barat M.Iqbal Zafarullah meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera ambil tindakan terhadap pelaku kriminal tersebut sesuai hukum yg berlaku di Tanah air.

“Kami mendoakan agar orang tua kami, bapak H. Wiranto yang juga sebagai ketua Dewan Penasehat Mathla’ul Anwar segera sehat kembali dan kembali ber aktifitas dalam mengabdi kepada negara,’’kata M.Iqbal Zafarullah dalam realeasnya yang diterima Beritaborneo.com, Jum’at (11/10).

Menurut M.Iqbal Zafarullah, perlu klarifikasi kejadian ini bukan terjadi di kampus universitas Mathla’ul Anwar di saat beliau meresmikan gedung baru.

“Melainkan di alun-alun Kota Menes Pandeglang disaat beliau kembali ke ibukota dengan helikopter, dan berharap tidak terbentuk opini bahwa kejadian ini berada di kampus Universitas Mathla’ul Anwar Banten,’’tegasnya. (Rachmat Effendi).

1,075 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

About Biro Kalbar

Biro Kalbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa