PT Cipta Kridatama bersama tenaga kesehatan Puskesmas Sebamban I menghadirkan pemeriksaan gratis bagi warga dari 17 desa di Sungai Loban, dengan prioritas deteksi dini penyakit pada lansia dan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses pelayanan medis.
TANAH BUMBU – Upaya mendeteksi risiko penyakit sejak dini menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat dari 17 desa di Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan PT Cipta Kridatama (CK) tersebut memprioritaskan kelompok lanjut usia (lansia) dan warga yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.
Pelayanan yang berlangsung di Markas Komando Rayon Militer (Koramil) 1022-06/Sungai Loban itu meliputi pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta pengukuran tinggi badan. Warga yang menunjukkan indikasi gangguan kesehatan diarahkan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sebamban I untuk memperoleh penanganan lanjutan.
Selain memberikan layanan medis, perusahaan menyalurkan 200 paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan sehari-hari warga di sekitar wilayah operasionalnya.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sungai Loban, tenaga kesehatan Puskesmas Sebamban I, serta dokter perusahaan. Kolaborasi ini bertujuan memperluas jangkauan pemeriksaan kesehatan sekaligus membantu masyarakat mengenali faktor risiko penyakit lebih awal.
Komandan Koramil (Danramil) Sungai Loban, Sahlan Nurdibyanto, bersama Camat Sungai Loban, Agus Salim, mengapresiasi kerja sama lintas pihak dalam menghadirkan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat.
Keterlibatan pemerintah kecamatan, aparat kewilayahan, dan tenaga medis dinilai penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga yang menghadapi kendala biaya maupun jarak menuju fasilitas kesehatan.
Direktur Utama (Dirut) PT Cipta Kridatama, Roni Setyawan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Bisnis yang sehat harus membawa dampak positif ke masyarakat salah satunya dengan memberikan layanan kesehatan di sekitar wilayah operasi. Pemeriksaan kesehatan gratis seperti ini adalah cara kami memastikan dampaknya benar-benar sampai kepada masyarakat,” jelas Roni, sebagaimana dilansir Warta Ekonomi, Jumat (23/10/2026).
Menurut Roni, kegiatan serupa telah dilaksanakan sebelumnya dan direncanakan menjadi agenda rutin perusahaan. Program tersebut merupakan bagian dari penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan usaha.
Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berupaya memastikan aktivitas bisnis tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Kegiatan di Sungai Loban juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara perusahaan, pemerintah kecamatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Roni menilai keberlanjutan kerja sama menjadi faktor penting agar kegiatan sosial perusahaan dapat menjangkau lebih banyak warga, khususnya kelompok yang membutuhkan dukungan pelayanan kesehatan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang memberi kesempatan kepada kami untuk bisa berkontribusi bagi masyarakat. Kolaborasi seperti inilah yang membuat program sosial benar-benar sampai ke warga dan kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut. Ke depan, kami berharap seluruh warga di sekitar wilayah operasi senantiasa sehat dan mudah mengakses layanan kesehatan,” ujar Roni.
Selain dihadiri jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Loban, kegiatan tersebut melibatkan masyarakat dari sejumlah desa yang menjadi sasaran pelayanan kesehatan.
Melalui pemeriksaan kesehatan dan penyaluran bantuan kebutuhan pokok, kolaborasi perusahaan dengan pemerintah serta tenaga medis diharapkan terus berkembang sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit sekaligus memperkuat akses pelayanan kesehatan di wilayah Sungai Loban. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan