Buka Porprov IV KORPRI di Kutim, Rudy Mas’ud Targetkan Juara Umum Pornas

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud membuka Porprov IV KORPRI Kaltim 2026 di Sangatta yang diikuti 1.418 atlet dari berbagai kabupaten dan kota, sekaligus mendorong peningkatan prestasi menuju juara umum Pornas KORPRI di Lampung.

KUTAI TIMUR – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kaltim 2026 di Lapangan Helipad Bukit Pelangi, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Minggu malam (01/11/2026). Ajang yang diikuti 1.418 atlet dari kabupaten dan kota se-Kaltim tersebut menjadi momentum memperkuat prestasi olahraga aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mempersiapkan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Nasional (Pornas) KORPRI di Lampung.

Sebanyak 1.418 atlet yang berpartisipasi terdiri atas 1.039 atlet putra dan 379 atlet putri. Mereka akan bersaing dalam 12 cabang olahraga (cabor), yakni bola voli, tenis meja, atletik, panahan, bulu tangkis, futsal, bola basket, pickleball, tenis lapangan, gateball, catur, dan senam.

Dalam sambutannya, Rudy menegaskan bahwa Kaltim harus memasang target tinggi pada Pornas KORPRI mendatang. Ia menilai pencapaian lima besar belum cukup dan mendorong seluruh kontingen untuk berjuang meraih gelar juara umum.

“Kalau targetnya adalah lima besar menurut saya terlalu jauh. Jauh dari api yang kami inginkan di apinya. Iya itu harus bisa menjadi juara umum PORNAS yang akan diselenggarakan di Lampung,” tegasnya.

Menurut Rudy, keberhasilan dalam kompetisi olahraga membutuhkan kemauan kuat, kedisiplinan, serta persiapan yang matang. Ia meyakini setiap tantangan dapat dihadapi apabila seluruh pihak memiliki tekad untuk mencapai prestasi terbaik.

“Tidak ada yang sulit, tidak ada yang susah. Sepanjang ada kemauan tentunya di situ ada jalan,” ujarnya.

Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengurus KORPRI Kaltim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim, serta seluruh panitia yang telah mempersiapkan penyelenggaraan Porprov IV KORPRI Kaltim 2026.

Ia turut menyambut kehadiran para atlet, pelatih, ofisial, dan kontingen dari berbagai kabupaten dan kota yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.

Sebagai daerah penyelenggara, Kutim menjadi pusat kegiatan olahraga ASN tingkat provinsi yang diharapkan mampu mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan antardaerah di Kaltim.

Selain menekankan pencapaian prestasi, Rudy mengingatkan seluruh atlet agar menjunjung tinggi sportivitas, menghormati keputusan wasit, serta menjaga nama baik daerah masing-masing selama pertandingan berlangsung.

Ia juga meminta panitia dan perangkat pertandingan menjalankan tugas secara profesional, adil, serta mengutamakan keselamatan seluruh peserta.

“Kepada panitia dan wasit, kami meminta bekerjalah secara profesional. Bekerjalah secara adil dan mengutamakan keselamatan peserta,” katanya.

Rudy menilai penyelenggaraan Porprov KORPRI tidak hanya berorientasi pada perebutan medali, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter ASN melalui nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga.

Menurutnya, kedisiplinan, kerja sama, kejujuran, dan tanggung jawab yang diterapkan selama kompetisi harus menjadi bagian dari budaya kerja aparatur pemerintahan.

“Nilai-nilai inilah yang harus kita bawa ke kantor di dalam melaksanakan sebagai pelayan publik,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa semangat berkompetisi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan demikian, keberhasilan dalam olahraga diharapkan turut memberikan pengaruh positif terhadap kualitas pengabdian aparatur pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menyinggung filosofi maskot Porprov IV KORPRI Kaltim yang sebelumnya disampaikan Bupati Kutim.

Maskot dengan unsur buaya tersebut dimaknai sebagai simbol ketenangan, kesabaran, ketepatan dalam mengambil keputusan, ketegasan, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan.

Menurut Rudy, ketenangan tidak mencerminkan kelemahan, melainkan menunjukkan kemampuan memahami situasi sebelum menentukan tindakan yang tepat.

Filosofi tersebut dinilai relevan dengan karakter ASN yang dituntut mampu menghadapi tantangan pekerjaan secara bijaksana, terukur, dan bertanggung jawab.

Rudy berharap Porprov IV KORPRI Kaltim 2026 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kebugaran, memperkuat integritas, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan ASN.

Ia juga mengharapkan penyelenggaraan kompetisi di Kutim dapat menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet KORPRI yang berkelanjutan sehingga Kaltim memiliki kontingen berdaya saing pada ajang olahraga nasional.

“Kegiatan hari ini harus menjadi energi untuk melayani yang lebih baik esok hari,” tutupnya.

Melalui penyelenggaraan Porprov IV KORPRI Kaltim 2026 di Kutim, pemerintah daerah berharap semangat sportivitas, kebersamaan, dan peningkatan prestasi olahraga ASN dapat terus berkembang sekaligus memperkuat komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. [] (ADV)

Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *