Hujan ekstrem dengan curah mencapai 50 sentimeter memicu banjir bandang di sejumlah wilayah Florida tengah, memaksa sekolah menghentikan kegiatan belajar dan mendorong otoritas meminta warga menjauhi kawasan berbahaya.
FLORIDA – Hujan ekstrem yang mengguyur Florida tengah, Amerika Serikat (AS), memicu banjir bandang berbahaya dan mendorong otoritas menetapkan status darurat di sejumlah wilayah pada Senin (02/11/2026). Warga di kawasan terdampak, termasuk Melbourne dan Palm Bay, diminta segera mencari tempat yang lebih tinggi karena genangan berpotensi mengancam keselamatan jiwa.
Curah hujan di sejumlah lokasi dilaporkan mencapai 15 hingga 20 inci atau sekitar 38,1 hingga 50,8 sentimeter hingga pukul 11.35 waktu setempat. Kondisi tersebut masih berpotensi memburuk karena hujan tambahan sebanyak 2 hingga 4 inci atau sekitar 5,08 hingga 10,16 sentimeter diperkirakan dapat mengguyur wilayah terdampak.
Kantor Layanan Cuaca Nasional Amerika Serikat (National Weather Service/NWS) di Melbourne mengeluarkan peringatan darurat banjir bandang untuk wilayah tenggara Brevard County. Kawasan tersebut mencakup Melbourne dan Palm Bay yang berada di pesisir timur-tengah Florida.
Sebagaimana diberitakan Anadolu, Senin, (02/11/2026), tingginya intensitas hujan menyebabkan banjir meluas di berbagai ruas jalan, terutama di bagian selatan Brevard County. Otoritas setempat meminta masyarakat menghindari perjalanan yang tidak mendesak dan tetap berada di dalam rumah apabila kondisi memungkinkan.
Ancaman banjir juga berdampak terhadap kegiatan pendidikan. Brevard Public Schools membatalkan seluruh kegiatan belajar mengajar pada Senin menyusul hujan deras dan genangan yang melanda sejumlah kawasan. Keputusan tersebut disampaikan melalui Departemen Pendidikan Florida.
Selain status darurat banjir bandang, peringatan potensi banjir atau flood watch turut diberlakukan di sejumlah wilayah Florida tengah dan selatan. Masyarakat diminta terus memantau perkembangan cuaca serta mengikuti instruksi keselamatan dari otoritas setempat.
Kantor NWS di Melbourne, Miami, dan Key West juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca. Peringatan tersebut mencakup potensi peningkatan genangan yang dapat mengganggu mobilitas dan membahayakan masyarakat.
Salah satu perhatian utama otoritas adalah risiko kecelakaan akibat warga yang nekat melintasi jalan tergenang. NWS menegaskan masyarakat tidak boleh berjalan kaki maupun mengendarai kendaraan menerobos banjir karena arus dan kedalaman air dapat membahayakan keselamatan.
Otoritas cuaca juga mengingatkan bahwa sebagian besar kematian akibat banjir terjadi ketika korban berada di dalam kendaraan. Karena itu, masyarakat diimbau tidak mengambil risiko dengan melewati ruas jalan yang terendam dan segera mencari jalur aman atau tempat perlindungan yang lebih tinggi.
Peringatan darurat tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, terutama di kawasan yang berpotensi mengalami peningkatan curah hujan dalam waktu singkat. Keselamatan warga diharapkan tetap menjadi prioritas melalui kepatuhan terhadap instruksi evakuasi, pembatasan perjalanan, serta pemantauan informasi resmi hingga kondisi banjir dinyatakan terkendali. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan