Dinkes Kukar akan menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis selama dua bulan terakhir 2026 untuk memperluas deteksi dini penyakit bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia.
KUTAI KARTANEGARA – Cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), baru mencapai sekitar 29–30 persen hingga akhir Oktober 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar akan menggencarkan pelaksanaan program tersebut selama dua bulan terakhir tahun ini untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan dan deteksi dini penyakit.
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kukar Ismi Mufiddah mengatakan, layanan CKG telah tersedia di seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Kukar. Namun, pihaknya belum memiliki data riil terbaru mengenai jumlah warga yang telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan.
“Sejauh ini, cakupan yang sudah menyelesaikan cek kesehatan gratis sekitar 29–30 persen. Dalam dua bulan ke depan sebelum 2026 ditutup, kami akan kembali menggencarkan program ini agar lebih banyak masyarakat Kukar bisa mengaksesnya,” ujar Ismi saat ditemui di Tenggarong, Rabu (28/10/2026).
Menurut Ismi, peningkatan cakupan CKG menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan preventif melalui deteksi dini penyakit. Pemeriksaan tersebut memungkinkan masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus mengidentifikasi faktor risiko yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
Program CKG juga menyasar seluruh kelompok umur, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia (lansia). Pelaksanaannya di puskesmas memberikan kesempatan kepada masyarakat dari berbagai kelompok usia untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan tanpa biaya sesuai ketentuan program.
“Harapan kita, dengan semakin luasnya cakupan CKG, semakin banyak masyarakat yang bisa dideteksi dini dan mendapatkan pengobatan lebih lanjut sesuai prosedur,” katanya.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Dinkes Kukar juga berencana memanfaatkan momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 pada November 2026. Sejumlah kegiatan kesehatan akan disiapkan, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan CKG.
Melalui penguatan program tersebut, Dinkes Kukar berharap partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan meningkat sebelum akhir tahun. Semakin banyak warga yang menjalani pemeriksaan, semakin besar pula peluang menemukan faktor risiko dan indikasi penyakit lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan medis.
CKG merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan memperluas akses pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Program ini menjadi salah satu instrumen pencegahan penyakit melalui identifikasi dini gangguan kesehatan dan faktor risiko sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. [] (ADV)
Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan