Dua Tentara Israel Dilaporkan Bunuh Diri dalam Selang Satu Jam

Dua tentara Israel dilaporkan meninggal akibat bunuh diri dalam rentang satu jam, di tengah laporan meningkatnya trauma psikologis dan persoalan kesehatan mental personel militer sejak perang Gaza berlangsung.

YERUSALEM – Dua tentara Israel dilaporkan meninggal akibat bunuh diri dalam rentang waktu sekitar satu jam pada Kamis (22/10/2026), setelah bertugas di Jalur Gaza, Palestina. Kasus tersebut kembali menyoroti persoalan kesehatan mental personel militer Israel di tengah konflik berkepanjangan, sementara laporan sebelumnya menunjukkan peningkatan kasus trauma psikologis dan percobaan bunuh diri di kalangan tentara.

Menurut laporan media berbahasa Ibrani yang dikutip sejumlah media, satu tentara ditemukan meninggal di Netanya, sebelah utara Tel Aviv, sedangkan personel lainnya dilaporkan meninggal di wilayah pendudukan Israel bagian selatan. Kedua peristiwa itu terjadi pada Kamis malam waktu setempat. Informasi yang tersedia belum merinci identitas kedua tentara maupun hasil penyelidikan atas masing-masing kasus.

Laporan tersebut muncul di tengah kekhawatiran mengenai dampak psikologis operasi militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023. Middle East Monitor (MEMO) mengutip sejumlah studi di Israel yang menunjukkan bahwa pengalaman perang berkaitan dengan meningkatnya masalah kesehatan mental di kalangan personel militer.

Data Kementerian Pertahanan Israel yang dilaporkan pada Januari menyebut hampir 40 persen kasus gangguan stres pascatrauma atau post-traumatic stress disorder (PTSD) di kalangan tentara tercatat sejak September 2023. Angka tersebut diperkirakan dapat meningkat hingga 180 persen pada 2028.

Kementerian itu juga melaporkan bahwa 60 persen dari 22.300 tentara atau personel yang menjalani perawatan akibat luka perang mengalami gejala pascatrauma. Sementara itu, komite parlemen Israel mencatat 279 tentara mencoba bunuh diri pada periode Januari 2024 hingga Juli 2025, meningkat dibandingkan periode sebelumnya.

Laporan media Israel Haaretz turut menyebut jumlah tentara yang meninggal akibat bunuh diri sepanjang tahun ini mencapai 21 orang, dibandingkan 12 orang pada tahun sebelum perang. Data tersebut menggambarkan persoalan yang perlu ditangani, meskipun angka dari berbagai laporan dapat menggunakan periode dan cakupan penghitungan yang berbeda.

Dampak psikologis konflik juga menjadi perhatian penyedia layanan kesehatan. Maccabi, penyedia layanan kesehatan terbesar kedua di Israel, melaporkan 39 persen anggota militer yang memperoleh layanan mengalami masalah kesehatan mental, sedangkan 26 persen lainnya mencari informasi atau menyampaikan kekhawatiran terkait depresi.

Menanggapi persoalan tersebut, pemerintah Israel dilaporkan memperluas layanan kesehatan mental bagi personel militer, menambah anggaran, dan meningkatkan penggunaan pengobatan alternatif. Para ahli kesehatan mental juga memperingatkan bahwa trauma yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko seseorang melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri.

Konflik di Gaza turut menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat besar bagi warga Palestina. Sejak serangan Israel dimulai pada Oktober 2023, puluhan ribu warga Palestina dilaporkan tewas, ratusan ribu mengalami luka-luka, dan jutaan orang terpaksa mengungsi. Serangan terhadap kawasan permukiman dan fasilitas sipil juga menimbulkan kekhawatiran luas mengenai kondisi kemanusiaan serta kesehatan mental warga, termasuk anak-anak.

Informasi mengenai dua tentara yang dilaporkan meninggal dan data kesehatan mental personel militer tersebut sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Jumat, (23/10/2026).

Rangkaian laporan itu memperlihatkan bahwa dampak konflik tidak hanya berkaitan dengan pertempuran dan korban fisik, tetapi juga menyangkut kesehatan mental dalam jangka panjang. Penanganan trauma, akses terhadap layanan psikologis, dan pemantauan kondisi personel menjadi aspek penting untuk mencegah memburuknya krisis kesehatan mental di tengah konflik. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *