Saturday , October 21 2017
Breaking News
Home / Kalimantan Barat / Krisis Air Bersih Melanda Kayong Utara

Krisis Air Bersih Melanda Kayong Utara

 

air bersih

KAYONG UTARA – Sejumlah kecamatan di Kabupaten Kayong Utara saat ini mengalami kekeringan sehingga menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan air bersih.

Beberapa daerah yang mengalami kekeringan diantaranya Kecamatan Pulau Maya, Kecamatan Seponti, Kecamatan Teluk Batang dan sebagian Kecamatan Simpang Simpang Hilir.

Di Kecamatan Pulau Maya, saat ini antrian masyarakat di sumber-sumber air minum mulai terjadi, bahkan jual beli air untuk keperluan cuci dan mandi sudah mulai marak, mulai dari harga Rp3  ribu – Rp4 ribu per jerigen 20 liter dan Rp6 ribu untuk air untuk konsumsi.

Di kecamatan ini, hingga saat ini tidak ada bantuan air bersih dari pemerintah untuk mengatasi kekeringan yang dialami oleh masyarakat, sehingga masyarakat berusaha sendiri mencukupi kebutuhan air bersih dengan cara membeli.

Sumber air bersih yang dulu berada di salah satu gunung di Desa Tanjung Satai saat ini kering pasca adanya pengerukan besar-besaran oleh perusahaan kontraktor. Perusahaan tersebut yang mengerjakan penimbunan pelabuhan membuat sumber air di pulau yang berbatasan dengan Perairan Karimata itu mengering.

“Saat ini hanya bisa berharap dengan air galon kiriman dari Ketapang yang dibawa kapal dagang untuk minum, pergalonnya dua belas ribu,” kata Kepala Desa Tanjung Satai Turaidi.

Sementara untuk di Kecamatan Teluk Batang, saat ini kekeringan juga mulai dirasakan oleh masyarakat disana, dan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat mulai membeli air dengan menggunakan tanki dari para penjual air dengan harga Rp.250.000 – 300.000 per tanki.

Desa Teluk Batang Selatan, Teluk Batang Kota, Teluk Batang Selatan dan bahkan hingga ke Desa Banyu Bang saat ini mulai merasakan sulitnya mendapatkan air bersih terutama untuk konsumsi. “Terpaksa beli air dari Sukadana, karena air disini tidak bisa di konsumsi,” kata Burhan Warga Teluk Batang.

Dari masing-masing kecamatan di Kayong Utara sejatinya sudah terdapat jaringan pipanisasi yang dibangun beberapa tahun yang lalu, namun hingga saat ini tidak dapat beroperasi dengan baik bahkan cenderung tidak berfungsi. [] ANT

1,125 total views, 2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa