Kirim Barang Bukti ke Surabaya

SAMARINDA – Kasus pembunuhan terhadap Supriatin alias Kristina (35) yang diduga tewas dibunuh suaminya masih diusut polisi. Kejadian yang menggemparkan warga Pampang, Sungai Siring, Samarinda Utara, Senin (18/5), membuat jajaran Polsekta Samarinda Utara diminta kerja ekstra untuk segera mengungkap fakta di balik tewasnya mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di Malaysia tersebut.

Beberapa kejanggalan ditemukan polisi. BA (42), pria yang ditengarai adalah selingkuhan Kristina ikut diamankan. Nah, kala polisi mengamankan BA di rumahnya di Jalan Poros Samarinda–Bontang, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara, itu sedang istirahat. Kecurigaan polisi kepada BA adalah ditemukannya beberapa bercak darah di celana dan bungkus rokok. “Ini masih kami curigai. Karena dia (BA, Red) yang mengantarkan barang-barang milik Kristina saat dijemput suaminya (Wanto),” ungkap Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Ervin Suryatna.

Namun, dalam pemeriksaannya, pria yang bekerja sebagai pengangkat kayu itu masih terus berdalih bahwa dirinya tidak terlibat dalam tewasnya Kristina. Selain itu, beberapa anggota lain mencari keberadaan Wanto (43). Beberapa lokasi yang pernah dijadikan tempat penginapan Wanto disambangi polisi satu per satu.

Dikonfirmasi ke BA, dirinya mengaku benar telah berhubungan intim dengan Kristina. “Itu juga saya kasih uang. Tapi saya tidak ada bunuh dia,” ucap BA.

Sementara itu, beberapa barang bukti yang diamankan polisi akan dikirimkan ke laboratorium forensik (labfor) di Surabaya. Ditambahkan Ervin, pihaknya kembali ke sekitar tempat tewasnya Kristina. “Kemungkinan masih ada barang bukti lain yang bisa dijadikan alat untuk mengungkap tewasnya mantan TKI di Malaysia tersebut,” sebut Kapolsekta Samarinda Utara Ervin Suryatnya. [] KP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com