Harus Ditindak, Kendaraan Lebihi Tonase Banyak Melintas di Jalan Umum

 

PALANGKA RAYA – MARAKNYA kendaraan melebihi tonase melintasi jalan umum di Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat perhatian dari Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng Tomy Irawan.

Ia minta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui instansi terkait bekerja sama dengan aparat penegak hukum agar dapat intens menindak kendaraan melebihi tonase yang melintasi jalan umum tersebut.

Menurutnya, penindakan sangat penting dilakukan untuk meminimalisasi kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan, sebab kemampuan beban khususnya jalan yang ada di wilayah provinsi ini yakni maksimal 8 ton. Sehingga, bila melebihi itu jalan maupun jembatan akan lebih cepat rusak.

“Pengawasan dan penindakan perlu dilakukan secara intens, karena di wilayah Kalteng sendiri masih banyak kendaraan melebihi tonase yang melintasi jalan umum. Jika dibiarkan ini dapat berakibat terhadap cepat rusaknya infrastruktur jalan yang ada,” ucapnya, Jumat, 16 Juni 2023.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng Tomy Irawan.

Pembiaran terhadap kendaraan-kendaraan pengangkut melebihi 8 ton melintasi jalan umum ini pastinya akan berdampak terhadap cepatnya kerusakan terjadi, sehingga hal itu sangat merugikan karena anggaran akan lebih banyak untuk perbaikan infrastruktur jalan saja.

“Tidak bisa kita pungkiri, apabila dibiarkan maka anggaran baik pusat, provinsi, maupun kabupaten dan kota akan lebih banyak untuk memperbaiki jalan saja, sedangkan sektor lainnya juga perlu perhatian serta pembangunan. Inilah kenapa kita minta penindakan harus dilakukan,” tuturnya.

Dalam hal pengawasan atau penindakan ini, sinergitas antar instansi pemerintahan terkait dengan pihak aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian sangat diperlukan dan perlu lebih diperkuat dalam rangka untuk menjaga infrastruktur supaya lebih bisa bertahan lama serta meminimalisir anggaran untuk perbaikan.

“Berdasarkan data kami di Komisi IV, anggaran untuk pembangunan infrastruktur itu lebih banyak digunakan untuk perbaikan. Kami harap ini bisa ditekan supaya nantinya anggaran tersebut bisa digunakan untuk pembangunan atau membuka jalan baru utamanya di pelosok,” tandasnya. []

Penulis/Penyunting : Agus P Sarjono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com