TPST 3R GMJB Sediakan Biopori Gratis Untuk Warga Muara Jawa

KUTAI KARTANEGARA – KECAMATAN Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) selalu memiliki cara untuk mengelola sampah. Salah satunya adalah dengan melibatkan masyarakat untuk mengelola sampahnya sendiri di rumah masing-masing.

Pengelolaan sampah sendiri tersebut bertujuan mengurangi sampah yang masuk ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Reduce Reuse Recycle (3R) sebagai lokasi pembuangan terakhir dari seluruh sampah yang dihasilkan masyarakat Kecamatan Muara Jawa.

Selain melakukan proses pengolahan sampah organik dan anorganik untuk menjadi produk berguna lainnya, serta melakukan penjualan sampah kepada pengepul, program lainnya yang semakin dioptimalkan adalah pengembangan biopori di setiap rumah.

Bendahara di TPST 3R Gerakan Muara Jawa Bersih (GMJB) Ahmad Ismawan menyebutkan, biopori tersebut bisa diminta kepada pihak TPST untuk ditanam di rumah masing-masing warga.

“Jadi, kami punya biopori yang terbuat dari pipa besar kemudian dilubangi kecil-kecil setiap sisinya, dan di bagian atas pipa itu diberi tutup dengan saringan. Semua gratis untuk warga,” jelasnya saat ditemui di lokasi pengolahan sampah TPST 3R GMJB, Muara Jawa, Minggu (11/02/2024).

Untuk diketahui, biopori adalah lubang resapan yang ditanam di dalam tanah untuk kemudian di degradasi oleh mikroorganisme dalam tanah. Hasil dari degradasi mikroorganisme tersebut berbentuk pupuk yang bisa menggemburkan tanah sekitar biopori.

“Biopori ini nanti ditanam di halaman rumah warga, kemudian nanti mereka bisa isi pipa biopori ini dengan sampah sisa makanan (organik). Nah nanti sampah itu akan menjadi kompos alami. Kalau sudah penuh, biopori bisa dicabut dan diganti lagi tempatnya untuk menyuburkan tanah lainnya, dengan cara yang sama,” jelas Ahmad Ismawan.

Adanya biopori ini secara tidak langsung akan mengurangi beban penampungan sampah organik di TPST. Sebab sampah organik bisa langsung diolah sendiri oleh setiap warga. Ini merupakan inovasi yang cukup baik untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat Muara Jawa terkait dengan pengelolaan sampah. []

Penulis: Nistia Endah Juniar Prawita | Penyunting: Agus P Sarjono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com