Penusukan di Sekolah Istanbul Tewaskan Siswa SMP, 7 Korban Dirawat

Penusukan di sebuah sekolah di Basaksehir, Istanbul, menewaskan seorang siswa SMP dan melukai tujuh siswa lainnya, sementara siswi berusia 15 tahun dari sekolah lain telah ditahan.

ISTANBUL – Keamanan lingkungan sekolah kembali menjadi sorotan di Turki setelah seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) tewas dalam penusukan di sebuah sekolah di distrik Basaksehir, Istanbul, Selasa (06/10/2026). Insiden tersebut juga menyebabkan tujuh siswa lainnya terluka dan masih menjalani perawatan.

Penusukan terjadi sekitar pukul 08.40 waktu setempat. Kementerian Dalam Negeri Turki menyatakan delapan siswi menjadi korban dalam serangan tersebut, dengan satu korban meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

“Salah satu siswa yang sedang dirawat… meninggal dunia meskipun semua upaya medis telah dilakukan untuk menyelamatkannya. Perawatan masih berlanjut untuk tujuh siswa lain,” demikian pernyataan kementerian di media sosial X.

Kepolisian Turki telah menahan seorang siswi berusia 15 tahun yang duduk di kelas 10 di sekolah lain. Pelaku disebut tinggal di lingkungan yang sama dengan lokasi kejadian dan datang mengenakan seragam sekolah.

Gubernur Istanbul Davut Gul mengatakan pelaku menyerang para siswa secara acak setelah memasuki lokasi kejadian. Pernyataan tersebut, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Rabu (07/10/2026), memperlihatkan bahwa pelaku diduga dapat masuk ke lingkungan sekolah dengan menyamar sebagai bagian dari komunitas pelajar.

“Siswi yang melakukan serangan itu tinggal di lingkungan yang sama dan bersekolah di sekolah yang berbeda. Dia memasuki tempat kejadian dengan mengenakan seragam sekolah dan menikam anak-anak tanpa pandang bulu,” katanya.

Gubernur Distrik Basaksehir Cemil Ozgur Onegi membenarkan bahwa pelaku merupakan siswi sekolah menengah atas (SMA). Sementara itu, korban yang meninggal merupakan siswa SMP yang secara umum berada pada rentang usia 10 hingga 14 tahun.

Kasus tersebut menambah daftar kekerasan yang melibatkan remaja di lingkungan sekitar sekolah di Turki. Pada September, seorang remaja dilaporkan melepaskan tembakan di luar sebuah sekolah dan melukai 11 murid. Tiga korban mengalami luka serius.

Kekhawatiran serupa juga muncul setelah dua penembakan beruntun yang dilakukan remaja terjadi di Turki bagian selatan pada April. Rangkaian kejadian tersebut sebelumnya telah memicu perhatian publik terhadap keamanan sekolah dan perlindungan siswa.

Dengan insiden terbaru di Basaksehir, perhatian kembali tertuju pada kemampuan sekolah dan aparat dalam mencegah kekerasan serta memastikan lingkungan pendidikan tetap aman bagi para siswa. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *