Warga dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Gudang Kopra Mempawah

Kebakaran rumah dan gudang kopra milik warga di Pasir Wan Salim, Mempawah Timur, berhasil dikendalikan setelah warga dan sejumlah unit pemadam kebakaran turun bersama ke lokasi.

MEMPAWAH – Kebakaran rumah dan gudang pengering kelapa atau kopra di Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (07/10/2026) malam, berhasil dikendalikan setelah warga bersama sejumlah unit pemadam kebakaran bergotong royong menjinakkan kobaran api.

Bangunan milik Ferdi (41) yang berada di Jalan Raya Wan Salim, RT 13/RW 07, tersebut terbakar saat pemiliknya sedang berada di luar rumah. Api pertama kali diketahui anak korban ketika hendak menyalakan lampu rumah dan melihat kobaran api dari bagian atas gudang kopra.

Kapolsek Mempawah Timur Imran membenarkan peristiwa tersebut. Setelah mengetahui adanya kebakaran, anak korban menghubungi orang tuanya melalui panggilan video untuk menyampaikan kondisi di lokasi. Ferdi kemudian menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah guna meminta bantuan pemadaman.

“Melihat ada api, saksi langsung video call dengan orang tuanya dan memberitahukan telah terjadi kebakaran. Lalu, korban menghubungi BPBD Mempawah untuk meminta bantuan memadamkan api,” tuturnya.

Sebelum armada pemadam tiba, warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) berupaya menahan kobaran api menggunakan peralatan manual. Namun, api terus membesar dan membakar bangunan yang berada di lokasi tersebut.

“Warga sekitar TKP kebakaran sudah berupaya memadamkan api dengan peralatan manual. Namun, api semakin berkobar membakar bangunan yang ada di lokasi tersebut,” sebutnya.

Kondisi itu kemudian ditangani secara bersama-sama setelah mobil pemadam BPBD Mempawah tiba di lokasi. Upaya pemadaman selanjutnya diperkuat sejumlah unit lain, yakni Badan Pemadam Api (BPA) Mempawah, BPA Sungai Pinyuh, Damkar Jaguar, Damkar Rajawali, serta Anak Mempawah Punya Cerita (AMPC) Fire Fighter bersama warga.

Keterlibatan banyak unsur tersebut membuat proses pemadaman dapat dilakukan secara bersama untuk mencegah kobaran api semakin meluas. Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran sekitar pukul 19.00 WIB.

“Sekitar pukul 19.00 WIB, api berhasil dikendalikan oleh petugas damkar. Kebakaran menyebabkan kerugian materil kurang lebih Rp 45 juta, sementara korban luka maupun jiwa nihil,” pungkasnya, sebagaimana diberitakan Mempawah News, Kamis, (08/10/2026).

Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa. Namun, kerusakan bangunan dan barang yang terdampak kebakaran menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp45 juta. Polisi masih melakukan penanganan sesuai prosedur untuk melengkapi informasi terkait peristiwa tersebut. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *