Ribuan peserta dari berbagai daerah memadati Kaltara Begimpor 2026 hingga sejumlah penginapan di Tanjung Selor mengalami keterbatasan kamar, sekaligus menunjukkan potensi pengembangan wisata olahraga di Kaltara.
TANJUNG SELOR – Tingginya jumlah peserta Race Day Kaltara Begimpor ke-6 Tahun 2026 meningkatkan kebutuhan akomodasi di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Sejumlah penginapan dilaporkan mengalami keterbatasan kamar setelah ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia datang untuk mengikuti ajang olahraga tersebut, Minggu (1/11/2026).
Kondisi itu memperlihatkan besarnya potensi kegiatan olahraga berskala daerah dalam menarik kunjungan dari luar wilayah. Selain menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, Kaltara Begimpor juga berpeluang mendorong aktivitas ekonomi lokal, khususnya sektor penginapan dan jasa pendukung lainnya.
Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, mengakui jumlah peserta tahun ini sangat tinggi. Bahkan, menurutnya, jumlah pelari berpotensi mencapai 10.000 orang apabila tidak dilakukan pembatasan.
“Kalau tidak dibatasi, mungkin pesertanya bisa mencapai 10.000 orang. Kami mohon maaf apabila masih ada peserta yang kesulitan mendapatkan kamar hotel. Terima kasih atas semangat dan antusiasme seluruh pelari dari berbagai daerah,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara, Minggu, (01/11/2026).
Ajang tersebut dipusatkan di Jalan Kolonel Soetadji, tepat di depan Kantor Gubernur Kaltara. Zainal secara langsung melepas para peserta yang mengikuti perlombaan sejak pagi.
“Kita bersyukur masih diberikan kesehatan sehingga bisa berkumpul sejak subuh untuk mengikuti Race Day Kaltara Begimpor ke-6 tahun 2026,” kata Zainal.
Ia mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, Kaltara Begimpor perlu dipertahankan agar dapat berkembang menjadi salah satu ikon olahraga daerah.
Zainal menjelaskan, kegiatan tersebut telah dimulai sejak 2021, pada awal masa kepemimpinannya. Ia berharap penyelenggaraan Kaltara Begimpor tetap berlanjut meskipun terjadi pergantian kepemimpinan di masa mendatang.
“Kegiatan ini kita mulai sejak 2021. Mudah-mudahan ke depan tetap dilanjutkan sehingga Kaltara Begimpor terus berkembang dan menjadi kebanggaan daerah,” ungkapnya.
Setelah perlombaan berakhir, para peserta yang mencatatkan waktu terbaik menerima hadiah dan medali. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Zainal bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara sekaligus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VII daerah pemilihan (Dapil) Kaltara, Rahmawati Zainal.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara turut menghadiri kegiatan tersebut.
Tingginya partisipasi pelari dari berbagai daerah menjadi peluang bagi Kaltara untuk mengembangkan olahraga sebagai daya tarik kunjungan. Ke depan, penyelenggaraan yang lebih terencana, termasuk dukungan fasilitas penginapan dan layanan bagi pengunjung, diharapkan dapat meningkatkan manfaat kegiatan bagi masyarakat serta perekonomian Tanjung Selor. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan