DWP PUPR Kalimantan Selatan menyalurkan 10 ribu liter air bersih secara bertahap untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di empat desa Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar.
BANJAR – Kebutuhan air bersih warga di empat desa Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar (Banjar), mendapat perhatian melalui penyaluran bantuan sebanyak 10 ribu liter air oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap, dimulai dari Desa Pandan Sari, Senin (2/11/2026).
Penyaluran air bersih itu menjadi bagian dari kegiatan bakti sosial DWP PUPR Kalsel untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Warga Desa Pandan Sari menyambut bantuan tersebut dengan mengantre untuk memperoleh pasokan air yang dapat digunakan bagi keperluan rumah tangga.
Ketua DWP PUPR Kalsel Lola Lutfia Yasin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan akses air bersih. Penyaluran bantuan tidak hanya dipusatkan di satu wilayah, tetapi direncanakan menjangkau sejumlah desa di Kecamatan Tatah Makmur.
“Untuk tahap ini, penyaluran air bersih kita fokuskan di Desa Pandan Sari. Selanjutnya bantuan akan diberikan kepada tiga desa lainnya,” ujarnya.
Setelah Desa Pandan Sari, distribusi bantuan dijadwalkan berlanjut ke Desa Mekar Sari, Tatah Bangkal, dan Bangkal Tengah. Dengan demikian, terdapat empat desa yang menjadi sasaran kegiatan sosial tersebut.
Camat Tatah Makmur Wahyudi Rahmat mengapresiasi bantuan yang diberikan DWP PUPR Kalsel. Ia menyebut Tatah Makmur menjadi satu-satunya kecamatan dari 20 kecamatan di Banjar yang menerima bantuan air bersih dari organisasi tersebut.
“Alhamdulillah, Kecamatan Tatah Makmur menjadi satu-satunya dari 20 kecamatan di Kabupaten Banjar yang mendapatkan bantuan air bersih ini,” tuturnya.
Wahyudi berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga. Ia juga menyampaikan harapan agar penyaluran berikutnya dapat diperluas ke fasilitas keagamaan, seperti masjid, musala, dan pondok pesantren.
Menurut Wahyudi, bantuan tersebut berawal dari komunikasi Ketua DWP Kecamatan Tatah Makmur Amalia Farida Rahmat dengan jajaran DWP PUPR Kalsel. Dalam komunikasi itu, disampaikan aspirasi masyarakat mengenai kebutuhan pasokan air bersih yang kemudian ditindaklanjuti melalui penyaluran langsung.
Dampak bantuan dirasakan warga Desa Pandan Sari. Salah seorang warga, Mardiah, mengaku terbantu dengan pasokan air yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak DWP PUPR Kalsel yang telah memberikan bantuan air bersih ini,” ungkapnya.
Melalui penyaluran bertahap tersebut, DWP PUPR Kalsel berharap bantuan dapat meringankan kebutuhan warga di desa-desa sasaran. Kolaborasi antara organisasi dan pemerintah kecamatan juga diharapkan terus berkembang agar aspirasi masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan dasar dapat ditindaklanjuti melalui aksi nyata. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan