Pemkab Berau berencana mengoptimalkan food court lantai dua Pasar Sanggam Adji Dilayas dan menata ulang kawasan pasar untuk membantu pedagang kembali berusaha setelah kebakaran.
BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyiapkan pemanfaatan kembali area food court di lantai dua Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) sebagai salah satu solusi untuk memulihkan aktivitas perdagangan setelah kebakaran menghanguskan 33 bangunan dan tiga rumah toko (ruko) di kawasan pasar tersebut. Langkah ini diharapkan dapat membantu pedagang terdampak kembali menjalankan usaha sekaligus menghidupkan aktivitas jual beli di dalam pasar.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan H.A.R.M. Ayoeb, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kamis (05/11/2026). Dalam kunjungan itu, ia didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan menyempatkan diri mengunjungi posko kebakaran serta menyerahkan bantuan kepada para pedagang.
Sri Juniarsih menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menyebabkan sejumlah pedagang kehilangan tempat usaha. Ia meminta para korban bersabar sembari pemerintah daerah menyiapkan langkah untuk membantu memulihkan kegiatan perdagangan.
“Kepada para pedagang, kami sampaikan rasa prihatin atas kejadian ini. Mohon bersabar dahulu, nanti kita sama-sama carikan solusinya,” ujarnya.
Salah satu solusi yang disiapkan adalah mengoptimalkan kembali fungsi food court di lantai dua Pasar SAD, terutama untuk menampung pedagang makanan yang kehilangan lapak. Bupati telah menginstruksikan OPD dan pemangku kepentingan terkait agar segera menyiapkan langkah teknis pemanfaatan fasilitas tersebut.
“Saya sudah memberikan instruksi kepada stakeholder terkait bagaimana para pedagang ini ke depannya bisa menempati lapak food court di lantai dua. Kita ingin menghidupkan kembali suasana ramai di food court tersebut. Mari bersama-sama saling membantu agar fasilitas yang kita miliki di pasar ini bisa kembali dimanfaatkan oleh para pedagang,” jelasnya.
Pemanfaatan area tersebut juga diarahkan untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di bagian dalam pasar. Sebelumnya, sejumlah lapak di area tersebut cenderung sepi karena kegiatan jual beli lebih banyak terpusat di bagian luar.
Selain menyediakan tempat berjualan bagi pedagang terdampak, Pemkab Berau berencana menata ulang kawasan pasar. Pembenahan akan mencakup pengaturan tata letak kios dan aktivitas perdagangan agar lebih tertib sekaligus mendukung pemanfaatan aset daerah secara optimal.
Sri Juniarsih bersama rombongan turut memeriksa kondisi food court di lantai dua dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok atau sembilan bahan pokok (sembako) di kawasan pasar. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi fasilitas yang dapat dimanfaatkan serta memastikan situasi pasar setelah kebakaran.
Pemerintah daerah berharap penyediaan tempat usaha sementara dapat mempercepat pemulihan pendapatan pedagang sehingga dampak ekonomi akibat kebakaran tidak berlangsung berkepanjangan. Penataan kembali Pasar SAD juga diharapkan membuat aktivitas perdagangan lebih teratur, meningkatkan pemanfaatan fasilitas pasar, dan mendukung keberlangsungan usaha para pedagang. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan