KONI Tana Tidung Siapkan 465 Atlet, Pemusatan Latihan Mulai Berjalan

KONI Tana Tidung menyiapkan 465 atlet, pelatih, dan ofisial dari 28 cabang olahraga dengan pemusatan latihan sekitar 20 hari menjelang

TANA TIDUNG – Keterbatasan fasilitas olahraga terpadu tidak menghentikan persiapan Kabupaten Tana Tidung (KTT) menghadapi kejuaraan olahraga mendatang. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tana Tidung mulai menggelar pemusatan latihan bagi atlet di masing-masing cabang olahraga (cabor), dengan menyiapkan total 465 atlet, pelatih, dan ofisial dari 28 cabor.

Ketua Umum KONI Tana Tidung Hafid Padu mengatakan, jumlah tersebut mengacu pada data tim keabsahan. Dari 34 cabor yang tersedia, hanya 28 yang didaftarkan untuk mengikuti pertandingan.

“Dari 34 cabang olahraga yang ada, yang didaftarkan untuk mengikuti pertandingan sebanyak 28 cabor,” ujar Hafid, sebagaimana diberitakan Radar Tarakan, Rabu (21/10/2026).

Menurut Hafid, tidak semua cabor dapat diikutsertakan karena beberapa kendala, di antaranya keterbatasan atlet dan koordinasi internal yang belum optimal di sejumlah organisasi cabor. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan cabor yang akan memperkuat kontingen daerah.

Untuk meningkatkan kesiapan peserta, program pemusatan latihan atau training center (TC) telah dimulai sejak Senin, 19 Oktober 2026. Latihan diperkirakan berlangsung selama 20 hari, tetapi durasinya masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap cabor dan jadwal keberangkatan kontingen.

“Pemusatan latihan sudah dimulai sejak Senin lalu. Kami memperkirakan berlangsung selama 20 hari, tetapi waktunya masih bisa disesuaikan dengan kebutuhan persiapan dan jadwal keberangkatan kontingen,” jelasnya.

Pelaksanaan TC dilakukan di lokasi latihan masing-masing cabor. Tana Tidung belum memiliki pusat olahraga terpadu atau dome centre, sehingga setiap cabor harus menyesuaikan program latihan dengan fasilitas yang tersedia.

Di tengah keterbatasan tersebut, KONI Tana Tidung tetap menargetkan persiapan berjalan sesuai tahapan. Salah satu agenda yang direncanakan ialah pelepasan kontingen sekitar dua hingga tiga hari sebelum keberangkatan. Jadwal itu disusun dengan mempertimbangkan cabor yang harus berangkat lebih awal untuk mengikuti pertandingan sebelum pembukaan kejuaraan.

Hafid mengatakan, secara umum persiapan kontingen masih berjalan sesuai rencana. Ia berharap waktu latihan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan atlet sebelum menghadapi pertandingan.

“Secara umum, semua berjalan sesuai dengan tahapan proses. Kami berharap persiapan ini berjalan lancar sehingga atlet bisa tampil maksimal,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang melibatkan 465 atlet dan ofisial, KONI Tana Tidung berharap kontingen daerah dapat tampil optimal pada kejuaraan mendatang. Kesiapan atlet, efektivitas latihan, serta penyesuaian terhadap fasilitas yang tersedia menjadi faktor penting untuk mendukung performa saat bertanding. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *