Varian jenis baru Covid-19 terus bermunculan, di antaranya yang terbaru adalah Omicron XBB.

Komisi IV Ingin Masyarakat Tetap Terapkan Prokes

Varian jenis baru Covid-19 terus bermunculan, di antaranya yang terbaru adalah Omicron XBB.

 

PARLEMENTARIA DPRD KALTIM – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Akhmed Reza Fahlevi meminta seluruh masyarakat Kaltim untuk tetap waspada terhadap kasus penularan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) dan terus menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Menurut dia, pandemi covid 19 sebenarnya masih terjadi dan belum sama sekali sirna di Bumi Etam Kaltim dan belakangan ini justru mengalami peningkatan kasus. “Pandemi masih ada, masyarakat kami harapkan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan kesadaran untuk kesehatan atas kejadian Covid kemarin,” katanya kepada para awak media, di Kantor DPRD Kaltim, Samarinda, Kamis (10/11/2022).

Akhmed Reza Fahlevi

Sebagaimana diketahui, dalam sebulan terakhir perkembangan kasus penularan Covid-19 di Kaltim terus meningkat. Dari 10 kabupaten dan kota di Kaltim, bahkan 8 kabupaten/kota kini berstatus zona merah dan dua zona lainnya berwarna kuning.

Merujuk dari data info grafis Covid-19 Kaltim yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim pada tanggal 9 November 2022 mencatat, dalam sehari terdapat sebanyak 131 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru, 85 kasus pasien dirawat di rumah sakit dan 2 kasus meninggal. Sementara, kasus kesembuhan masih rendah, yakni tercatat sebanyak 45 kasus.

8 kabupaten/kota yang masuk zona merah saat ini adalah Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kukar, Berau, Kutai Timur dan Kutai Barat. Sedangkan Paser dan Mahakam Ulu berada di zona kuning. Terkait jenis varian Covid-19 yang saat ini masuk ke Kaltim, politisi dari partai Gerakan Indonesia Raya ini mengaku pihaknya belum menerima informasi tersebut dari Dinas Kesehatan Kaltim.

“Kita belum ada konfirmasi itu dari Dinkes. Selama ini yang baru kita dikonfirmasi adalah masalah gagal ginjal akut di masyarakat, kalau untuk Covid-19 kita belum ada. Namun begitu kita nanti akan menjadwalkan untuk melakukan pertemuan dengan Dinkes mengenai masalah ini,” ujarnya.

Sementara itu, data cakupan vaksinasi Covid-19 di Kaltim dari rilis Dinas Kesehatan Kaltim mencatat, target sasaran vaksinasi sebanyak 28.218, untuk cakupan vaksinasi dosis I sudah mencapai 140,06 persen. Cakupan vaksinasi dosis II mencapai 137,94 persen, cakupan vaksinasi dosis III mencapai 127,51 persen dan cakupan vaksinasi dosis IV sebanyak 54,22 persen.

Dia juga mengaku belum mendapatkan informasi mengenai ketersediaan vaksin COVID-19 di Kaltim. “Kami belum terima informasi soal itu juga,” ujar wakil rakyat kelahiran Samarinda, 26 November 1990 silam yang berasal dari daerah pemilihan Kabupaten Kutai Kartanegara. []

Penulis: Fajar Hidayat
Penyunting: Agus Pujo Sarjono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com