Penyelundupan Narkotika! 4 Kg Sabu Ditemukan Dililitkan di Paha

TARAKAN – Pengungkapan sabu 4 kilogram (kg) di Bandara Juwata Tarakan pada, Sabtu (11/05/2024) lalu saat ini dalam penyidikan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara). Kepala BNNP Kaltara, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjend Pol) Hisar Siallagan saat dikonfirmasi menuturkan, terhadap keempat pelaku yaitu NA, CA, NH dan PR sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Mereka ini merupakan warga Jakarta dan datang ke sini memang untuk mengambil sabu,” katanya.

Ia menambahkan, keempat pelaku diamankan oleh petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan setelah mencurigai adanya barang terlarang yang disimpan di paha para pelaku. Saat itu, tiga tersangka sudah berhasil masuk hingga ke ruang tunggu. Namun terhadap tersangka CA dicurigai petugas saat dilakukan pemeriksaan badan. “Salah satu pelaku ini dicurigai karena gaya berjalannya tidak seperti biasa,” ungkapnya.

Terhadap CA pun langsung dilakukan pemeriksaan badan. Akhirnya ditemukan sabu yang dililitkan di pahanya. Kemudian setelah didalami, ternyata CA berangkat ke Makassar tidak sendirian. Namun ia saat itu bersama ketiga pelaku lain yang sudah lolos hingga ke ruang tunggu. “Mereka ini semuanya adalah keluarga. Jadi dari ayah, ibu, anak dan menantu laki-laki,” sebut Hisar.

Saat dilakukan pemeriksaan, keempat tersangka mengaku datang ke Tarakan hanya untuk mengambil sabu. Adapun sabu tersebut diambil di pinggir Jalan K.H. Agus Salim, Kelurahan Selumit dan sabu itu disimpan di samping bak sampah. Keempat tersangka juga didapati positif menggunakan narkotika. Bahkan dari sabu yang akan dibawa para tersangka, didapati sempat mengkonsumsi di hotel. “Saat ini kita masih selidiki terhadap orang yang menyuruh para tersangka untuk mengambil sabu tersebut,” tuturnya.

Dari pengakuan keempat tersangka, mereka akan diupah Rp20 juta per orang apabila berhasil menyeludupkan sabu tersebut. Namun untuk upah yang dijanjikan, para tersangka mengaku belum menerima apa pun. Hanya uang operasional dari Jakarta ke Tarakan, yang sudah diterima oleh para tersangka. “Pengiriman sabu ini bak sudah dipersiapkan secara matang, lantaran keempat tersangka diberikan biaya operasional dari Jakarta menuju Makassar,” ujar Kepala BNNP Kaltara, Rabu (15/05/2024).

Kemudian para tersangka mengaku baru pertama kali ke Tarakan, hanya untuk mengambil sabu. Dari pengungkapan sabu ini, pihaknya mengapresiasi pihak Avsec Bandara Juwata Tarakan lantaran mampu mengidentifikasi penyelundupan narkotika. “Dalam akan terus meningkatkan sinergitas untuk mengidentifikasi para pelaku narkotika,” tutupnya. []

Redaksi07

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com