Mini Soccer Disdikbud Cup IV Paser Resmi Dibuka, 52 Tim Berlaga

Sebanyak 52 tim pelajar putra dan putri mengikuti Mini Soccer Disdikbud Cup IV Paser pada 7–12 November 2026 sebagai ajang pengembangan bakat olahraga, pembinaan karakter, dan penguatan sportivitas antarpelajar.

PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi membuka Turnamen Mini Soccer Disdikbud Cup IV tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Lapangan Andi’s Mini Soccer, Desa Tapis, Sabtu (07/11/2026). Turnamen yang diikuti 52 tim pelajar putra dan putri tersebut menjadi ajang pembinaan bakat olahraga sekaligus penguatan karakter, sportivitas, dan persaudaraan antarpelajar.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, mulai 7 hingga 12 November 2026, ini mempertemukan 40 tim putra dan 12 tim putri dari berbagai sekolah di Kabupaten Paser. Jumlah peserta tersebut menunjukkan meningkatnya antusiasme pelajar dalam mengikuti kompetisi sepak bola mini yang diselenggarakan Disdikbud Paser.

Ketua Panitia Pelaksana, Rahmadi

Ketua Panitia Pelaksana, Rahmadi, mengatakan turnamen tahunan tersebut bertujuan mengembangkan minat dan bakat olahraga, meningkatkan kebugaran jasmani, serta memberikan ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan melalui kompetisi yang sehat.

Selain menjadi sarana pembinaan olahraga, turnamen ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarsekolah sekaligus membuka peluang ditemukannya bibit atlet muda potensial di Paser.

“kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat, mempererat tali silaturahmi antar-sekolah, sekaligus menjaring talenta muda potensial di Kabupaten Paser”, Ujarnya.

Rahmadi mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Disdikbud Cup IV mendapat sambutan positif dari sekolah-sekolah peserta. Peningkatan jumlah tim menjadi salah satu indikator tingginya minat pelajar terhadap kompetisi olahraga tersebut.

“Alhamdulillah penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan. Total terdapat 52 tim yang akan bertanding, terdiri dari 40 tim putra dan 12 tim putri”, jelas Rahmadi.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Paser, M. Yunus, mengapresiasi dukungan panitia, pihak sekolah, dan sponsor yang telah berkontribusi terhadap penyelenggaraan turnamen meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

Menurut Yunus, kompetisi olahraga antarpelajar tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter melalui penerapan nilai kejujuran, kedisiplinan, kerja sama, dan sikap saling menghormati.

Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan, termasuk menghormati keputusan wasit serta membangun hubungan persaudaraan dengan sesama peserta.

“Turnamen ini bukan hanya tentang menang kalah, tetapi bagaimana anak-anak dapat bermain bermain dengan jujur dan mengedepankan semangat fair play. Menampilkan kemampuan dan bakat terbaik di lapangan, dan tak lupa saling menghormati keputusan wasit serta menganggap lawan sebagai kawan bertanding”, ungkap Yunus.

Yunus juga mendorong para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan melalui latihan yang konsisten. Menurutnya, pelajar yang mengikuti turnamen memiliki peluang menjadi atlet berprestasi yang kelak dapat mewakili Paser dalam berbagai kompetisi olahraga.

Selain membuka kesempatan pengembangan prestasi olahraga, kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang memiliki semangat kompetitif, bertanggung jawab, dan mampu menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

Melalui penyelenggaraan Disdikbud Cup IV, Pemkab Paser berharap pembinaan olahraga di lingkungan sekolah semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet muda potensial. Turnamen ini sekaligus menjadi sarana menanamkan nilai sportivitas, memperkuat persaudaraan antarpelajar, serta membangun karakter generasi muda sebagai calon penerus pembangunan daerah. [] (ADV)

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *