Porprov Kalteng Libatkan Ribuan Peserta, Anggaran Dipatok Rp15 Miliar

Dengan pagu Rp15 miliar, panitia Porprov XIII Kalteng diminta mengefisienkan belanja tanpa mengurangi kualitas ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 28 November–9 Desember 2026.

PALANGKA RAYA – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah (Kalteng) 2026 harus menyesuaikan kebutuhan kegiatan dengan batas anggaran Rp15 miliar. Di tengah persiapan ajang yang melibatkan lebih dari 8.000 atlet dan 1.000 panitia, seluruh bidang diminta menata ulang rencana belanja agar pertandingan tetap berjalan optimal tanpa melampaui alokasi dana.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden menegaskan, efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi kualitas penyelenggaraan Porprov. Karena itu, setiap bidang harus mengidentifikasi kebutuhan yang dapat ditekan dan memastikan seluruh pengeluaran sesuai ketentuan.

“Seluruh bidang diminta menyusun kembali rencana kebutuhan anggaran dengan memperhatikan komponen-komponen yang masih dapat diefisienkan. Hasil penyusunan tersebut selanjutnya dikoordinasikan dengan Bendahara Umum agar dapat dibahas dan disepakati bersama,” ujarnya saat memimpin rapat persiapan Porprov XIII di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (3/11/2026).

Linae, yang juga menjabat Ketua Umum Panitia Besar Porprov XIII, menyampaikan bahwa batas anggaran Rp15 miliar merupakan arahan Gubernur Kalteng. Seluruh bidang diminta menyesuaikan kebutuhan masing-masing dengan pagu tersebut sebelum dibahas bersama Bendahara Umum.

Penggunaan dana juga harus mengacu pada Standar Biaya Umum (SBU) dan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan pengelolaan anggaran berlangsung tertib serta menghindari penyimpangan administrasi maupun pelanggaran hukum.

“Prinsip yang harus menjadi pegangan bersama adalah efektif, efisien, terukur, terkendali, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan anggaran digunakan secara tepat,” tegasnya.

Besarnya kebutuhan penyelenggaraan terlihat dari jumlah peserta dan personel yang terlibat. Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalteng M. Hasanuddin Noor menyebutkan, berdasarkan beberapa kali pembaruan data kepanitiaan, jumlah personel yang terlibat mencapai 1.152 orang. Mereka terdiri atas Panitia Besar, unsur KONI dari masing-masing cabang olahraga, panitia lokal, serta perangkat pertandingan, termasuk wasit tingkat nasional dan wasit yang memiliki legitimasi untuk memimpin pertandingan.

Sementara itu, jumlah atlet yang telah terdaftar mencapai 8.053 orang dari 14 kabupaten/kota dan masih berpotensi bertambah. Pendaftaran sejumlah cabang olahraga, termasuk sepak bola putra dan putri, masih berlangsung.

Untuk memastikan keikutsertaan cabang olahraga sepak bola, KONI Kalteng telah mengirimkan surat kepada lima daerah. Hingga rapat berlangsung, dua daerah telah mendaftarkan tim, sedangkan tiga daerah lainnya masih dalam proses.

Berdasarkan hasil koordinasi KONI dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat selaku tuan rumah, Porprov XIII Kalteng dijadwalkan berlangsung pada 28 November hingga 9 Desember 2026. Rangkaian pertandingan dan kegiatan tersebut direncanakan berlangsung selama 12 hari.

Informasi mengenai jumlah peserta, kepanitiaan, jadwal, dan penyesuaian anggaran itu disampaikan dalam rapat yang diberitakan Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (3/11/2026). Rapat turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten I Lisda Arriyana selaku Ketua Harian Kegiatan, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Kalteng sekaligus Bendahara Umum Rangga Lesmana, serta kepala perangkat daerah terkait.

Dengan jadwal pelaksanaan yang semakin dekat, penyesuaian anggaran menjadi salah satu pekerjaan penting panitia. Penyelesaian rencana kebutuhan belanja dan koordinasi ant bidang diharapkan dapat memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai alokasi dana, sekaligus menjaga kelancaran Porprov XIII Kalteng 2026. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *