Ronny Bonar Ingatkan Atlet PWI Kutim Jaga Kekompakan dan Sportivitas

Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar, mengingatkan 33 atlet PWI Kutim agar mengutamakan sportivitas, menjaga kekompakan, dan membawa nama baik daerah selama Porwada Kaltim 2026 di Balikpapan.

KUTAI TIMUR – Sebanyak 33 atlet Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Balikpapan. Para atlet diingatkan untuk menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengutamakan keselamatan selama mengikuti pertandingan.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ronny Bonar, seusai pelepasan kontingen di Ruang Ulin, Kantor Bupati Kutim, Senin (02/11/2026).

Ronny menegaskan, Porwada bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih prestasi, melainkan juga kesempatan mempererat silaturahmi dan membangun solidaritas antarwartawan dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.

“Yang paling utama adalah bagaimana menjaga silaturahmi antara para rekan-rekan jurnalis yang ada di Kaltim. Karena dengan momen-momen seperti inilah yang bisa menjalin keeratan dan keakraban,” ujarnya.

Menurut Ronny, kegiatan olahraga menjadi sarana bagi para jurnalis untuk memperkuat hubungan profesional sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka. Karena itu, ia berharap seluruh peserta memanfaatkan Porwada untuk mempererat persaudaraan, baik antarsesama wartawan Kutim maupun dengan rekan seprofesi dari daerah lain.

Selain menjaga kekompakan, Ronny mengingatkan para atlet agar mampu mengendalikan emosi selama pertandingan. Persaingan untuk meraih kemenangan, menurutnya, merupakan bagian dari kompetisi yang tidak boleh mengesampingkan nilai persaudaraan.

Ia juga menilai perbedaan pandangan dalam organisasi sebagai dinamika yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menghambat komunikasi dan hubungan baik antarsesama jurnalis.

“Tidak semua harus berjalan mulus. Yang namanya sebuah perbedaan, itulah dinamika sebuah organisasi. Saya berharap itu bukan menjadi hambatan dalam silaturahmi sesama jurnalis, khususnya di Kutai Timur,” katanya.

Ronny juga mengingatkan bahwa seluruh atlet membawa nama baik Kutim selama mengikuti Porwada Kaltim 2026. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan menjaga sikap, etika, dan perilaku, baik di dalam maupun di luar arena pertandingan.

“Karena jurnalis Kutai Timur membawa nama Kabupaten Kutai Timur, tolong juga dijaga attitude, etika dalam pertandingan, dan mengutamakan sportivitas,” tegasnya.

Di sisi lain, Ronny berharap kontingen PWI Kutim mampu mencatatkan prestasi lebih baik dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Meski demikian, ia menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan atlet harus tetap menjadi prioritas sepanjang kompetisi.

Ia berharap seluruh atlet dapat mengikuti pertandingan dengan baik dan kembali ke Kutim dalam keadaan sehat serta selamat.

Melalui keikutsertaan dalam Porwada Kaltim 2026, Ronny berharap solidaritas dan komunikasi antarjurnalis semakin kuat. Hubungan baik yang terbangun selama kompetisi diharapkan terus berlanjut, sekaligus memperkuat peran insan pers dalam mendukung pembangunan daerah melalui karya jurnalistik. []

Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *