Atlet sepatu roda Paser, Rangga Putra Pratama Wibisono, meraih medali emas nomor 5.000 meter putra pada pertandingan pembuka Porprov VIII Kaltim 2026, sekaligus mengawali dominasi tuan rumah dalam perebutan medali.
PASER – Kontingen tuan rumah Kabupaten Paser mengawali pertandingan cabang olahraga (cabor) sepatu roda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 dengan meraih medali emas pada nomor speed 5.000 meter putra. Atlet Paser, Rangga Putra Pratama Wibisono, berhasil menjadi juara dalam perlombaan yang berlangsung di arena sepatu roda Desa Sungai Tuak, Kecamatan Tanah Grogot, Selasa (03/11/2026).
Rangga mencatatkan waktu 8 menit 20,683 detik, disusul rekan satu kontingennya, Muhammad Naufal Abiyyu, yang meraih medali perak dengan catatan waktu 8 menit 22,264 detik. Sementara itu, pada nomor 5.000 meter putri, atlet Paser Ratu Siva Hutami Purba meraih emas dan Mayang Serunay Norsie memperoleh perak. Hasil tersebut menjadi awal positif bagi tuan rumah dalam persaingan perebutan medali Porprov VIII Kaltim 2026.
Pertandingan sepatu roda diikuti atlet dari enam daerah, yakni Paser, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kabupaten Kutai Barat (Kubar), dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Pada nomor pembuka putra, Paser menurunkan dua atlet, Samarinda dua atlet, Kutim satu atlet, dan Balikpapan satu atlet. Sejak awal perlombaan, kedua atlet tuan rumah tampil mendominasi dengan menempati posisi terdepan.
Rangga berhasil mempertahankan keunggulannya hingga garis finis. Penampilannya yang konsisten sepanjang perlombaan memastikan medali emas bagi Paser sekaligus memberikan motivasi bagi atlet tuan rumah untuk menghadapi nomor pertandingan berikutnya.
“Alhamdulillah bersyukur sekali untuk pertandingan perdana ini. Semoga hasil yang baik juga bisa terus dipersembahkan untuk Kabupaten Paser,” ungkap Rangga seusai pertandingan.
Sementara itu, Ketua Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kaltim, Antung Ali, mengatakan Porprov menjadi ajang pembuktian hasil latihan, kedisiplinan, dan kerja keras para atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
Menurutnya, pertandingan tingkat provinsi juga memiliki peran penting dalam mengukur kemampuan atlet sekaligus menjaring bibit-bibit potensial yang dapat dibina untuk menghadapi kejuaraan dengan tingkat persaingan lebih tinggi.
“Tunjukkan aksi terbaik, inilah panggung terbaik bagi atlet sepatu roda Kaltim. Jadikan juga ajang ini sebagai sarana mempererat persaudaraan atlet se-Kaltim,” pesan Antung Ali.
Ia berharap Porprov VIII Kaltim dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun kejuaraan nasional lainnya.
Antung juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim, serta seluruh pengurus Perserosi di berbagai daerah atas dukungan terhadap penyelenggaraan pertandingan sepatu roda.
Sebagai salah satu cabor yang mengawali rangkaian Porprov VIII Kaltim 2026, sepatu roda diikuti 84 atlet dari enam kabupaten dan kota. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 3–6 November 2026.
Keberhasilan atlet Paser meraih medali pada pertandingan pembuka diharapkan menjadi momentum untuk mempertahankan prestasi tuan rumah sekaligus mendorong perkembangan olahraga sepatu roda di Kaltim. Melalui kompetisi ini, Perserosi juga berharap pembinaan atlet semakin berkembang sehingga mampu menghasilkan atlet yang kompetitif di tingkat nasional. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan