Sabet Emas dan Empat Perunggu, Kalsel Tempati Peringkat Kelima Nasional

Kontingen gateball Kalimantan Selatan meraih satu emas dan empat perunggu pada Kejurnas 2026, lalu menjadikan hasil tersebut sebagai modal menghadapi kualifikasi PON 2028.

BANJARMASIN – Kontingen gateball Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadikan raihan lima medali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026 sebagai modal untuk memperkuat persiapan menghadapi Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Tim Banua menutup kejuaraan di peringkat kelima nasional dengan satu medali emas dan empat perunggu.

Kejuaraan yang berlangsung pada 20–24 Oktober 2026 di Lapangan RSON Cibubur, Jakarta, tersebut diikuti sekitar 747 atlet dari 27 provinsi. Capaian Kalsel menjadi hasil positif di tengah persaingan antardaerah, sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas atlet menjelang agenda kualifikasi pada 2027.

Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pengprov PERGATSI) Kalsel sekaligus Manajer Tim, Mutaal Badrun, bersyukur atas hasil yang diraih para atlet.

“Alhamdulillah, kontingen Gateball Kalimantan Selatan berhasil menempati peringkat kelima nasional pada Kejurnas 2026 dengan perolehan satu medali emas dan empat medali perunggu,” ujar Mutaal, sebagaimana diberitakan Media Center Kalsel, Minggu (25/10/2026).

Medali emas dipersembahkan Helmi dan Hamidun Agus Safar dari nomor double putra. Keduanya menjadi penyumbang emas bagi kontingen Banua dalam kejuaraan tersebut.

Empat medali perunggu lainnya berasal dari nomor tunggal putra, triple mix, beregu putra, dan beregu mix. Hery Sulistiyono meraih perunggu pada nomor tunggal putra, sedangkan nomor triple mix diraih Muhammad Rizki Rahman, Nisfu Ramdhan Siregar, Nayla Amaniatunnisa, dan Tuti Rahmawati.

Pada nomor beregu putra, medali perunggu dipersembahkan Helmi, Hamidun Agus Safar, Hery Sulistiyono, Bayu Permana, Reswan Hafizi, dan Hamdi Ramadani. Sementara itu, perunggu beregu mix diraih Muhammad Rizki Rahman, Nisfu Ramadhan Siregar, Rahman, Iqbal Kholik, Nayla Amaniatunnisa, Tuty Rahmawati, Sahla, dan Ledy Tia Saputri.

Mutaal menjelaskan, Kalsel hanya mengikuti delapan dari total 11 kategori yang dipertandingkan. Meski tidak turun di seluruh nomor, kontingen tetap mampu mengumpulkan medali dari lima kategori pertandingan.

“Kami mengikuti delapan dari 11 kategori yang dipertandingkan. Alhamdulillah, dari kategori yang diikuti, atlet Kalsel mampu menyumbangkan lima medali untuk daerah,” katanya.

Hasil tersebut menjadi bahan bagi Pengprov PERGATSI Kalsel untuk mengevaluasi pembinaan dan mematangkan kesiapan atlet menghadapi BK PON 2027. Target berikutnya adalah meloloskan lebih banyak atlet agar dapat bersaing pada PON 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Dengan perolehan medali yang didapat pada Kejurnas 2026 ini, kami Pengprov PERGATSI Kalsel optimistis pada BK PON yang akan diselenggarakan pada 2027, cabang olahraga gateball dapat meloloskan banyak atlet untuk bisa bersaing memperoleh medali pada PON 2028 di NTT,” ungkap Mutaal.

Kontingen Kalsel diperkuat 14 atlet dengan Surya Hendra Jaya sebagai pelatih. Tim juga didampingi Lina Sari sebagai ofisial dan Mutaal Badrun sebagai manajer.

Persaingan dengan atlet dari 27 provinsi menjadi pengalaman penting bagi kontingen Banua untuk mengukur kemampuan sekaligus memperbaiki aspek permainan yang masih perlu ditingkatkan. Dengan evaluasi dan pembinaan berkelanjutan, raihan lima medali tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk memperbesar peluang Kalsel mengirimkan atlet ke PON 2028 dan bersaing memperebutkan prestasi nasional. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *