Lampaui Target, Paser Raih 21 Emas dan Puncaki Sepatu Roda Porprov Kaltim

Kontingen sepatu roda Paser mengoleksi 21 emas, delapan perak, dan dua perunggu pada Porprov Kaltim 2026, melampaui target awal 10 emas sekaligus mendapat apresiasi Bupati Fahmi Fadli.

PASER – Kontingen sepatu roda Kabupaten Paser mencatatkan prestasi dengan meraih 21 medali emas, delapan perak, dan dua perunggu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Perolehan tersebut melampaui target awal Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Paser yang mematok 10 medali emas sekaligus menempatkan daerah itu di puncak klasemen sementara cabang olahraga sepatu roda.

Keberhasilan para atlet Paser mendapat apresiasi dari Bupati Paser, Fahmi Fadli. Ia menyampaikan rasa syukur atas pencapaian kontingen sekaligus kelancaran penyelenggaraan pertandingan sepatu roda yang berlangsung di Paser.

“Alhamdulillah, pelaksanaan cabor sepatu roda Porprov Kaltim di Kabupaten Paser ini bisa berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses dari awal sampai akhir,” ujar Fahmi, Kamis (05/11/2026).

Perolehan 21 medali emas menjadi capaian penting bagi kontingen tuan rumah. Jumlah tersebut melampaui target Perserosi Paser sebanyak 11 medali emas atau mencapai 210 persen dari sasaran awal yang telah ditetapkan.

Berdasarkan klasemen sementara cabang olahraga (cabor) sepatu roda, Paser memimpin dengan total 31 medali, terdiri atas 21 emas, delapan perak, dan dua perunggu. Sementara itu, Kota Samarinda berada di posisi kedua dengan dua emas, enam perak, dan sembilan perunggu. Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menempati posisi ketiga dengan satu medali emas.

Kota Balikpapan mencatatkan delapan perak dan delapan perunggu, sedangkan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperoleh dua perak dan lima perunggu. Kedua daerah tersebut belum mencatatkan medali emas dalam klasemen yang dilaporkan.

Keunggulan Paser dalam perolehan medali emas memperlihatkan hasil positif pembinaan atlet sepatu roda daerah. Capaian tersebut sekaligus menjadi modal motivasi bagi kontingen Paser yang akan mengikuti pertandingan pada cabor lainnya.

Fahmi berharap keberhasilan atlet sepatu roda dapat membangkitkan semangat seluruh kontingen untuk menampilkan kemampuan terbaik selama Porprov Kaltim 2026.

“Saya harap prestasi gemilang dari anak-anak sepatu roda ini bisa menjadi motivasi besar bagi cabor-cabor lain di Kabupaten Paser. Tunjukkan bahwa kita bisa menyamai, bahkan melampaui pencapaian ini,” imbuhnya.

Menurut Fahmi, prestasi yang telah diraih perlu dijadikan dorongan untuk meningkatkan kemampuan atlet secara berkelanjutan. Keberhasilan pada tingkat provinsi diharapkan menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Karena itu, ia mengingatkan para peraih medali agar tidak cepat berpuas diri. Para atlet diminta terus meningkatkan intensitas latihan dan mengembangkan kemampuan sehingga mampu bersaing dalam kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

“Untuk para atlet yang sudah mendulang banyak medali, pertahankan prestasinya. Jangan cepat puas. Tingkatkan lagi latihannya agar siap menembus event yang lebih tinggi, baik di level provinsi, nasional, hingga internasional,” pungkasnya.

Selain mengapresiasi prestasi atlet, Fahmi berharap kelancaran penyelenggaraan pertandingan sepatu roda dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan cabor lainnya selama Porprov Kaltim 2026. Sebagai tuan rumah, Paser memiliki kepentingan untuk memastikan pertandingan berlangsung tertib sekaligus memberikan dukungan bagi para atlet yang mewakili daerah.

Keberhasilan kontingen sepatu roda meraih 21 medali emas diharapkan menjadi awal positif bagi perjalanan Paser dalam Porprov Kaltim 2026. Dengan mempertahankan semangat bertanding dan meningkatkan pembinaan olahraga, prestasi tersebut diharapkan dapat mendorong kemajuan atlet daerah serta membuka peluang meraih hasil lebih baik pada kejuaraan berikutnya. [] (ADV)

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *