Pegawai KSOP Sampit Jalani Pemeriksaan Urine

KOTAWARINGIN TIMUR – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, melaksanakan pemeriksaan urine untuk memastikan apakah ada pegawainya yang menggunakan narkoba.

“Saya belum mendapat informasi tentang hasil tes urine itu. Jadi saya belum tahu tentang informasi yang menyebutkan bahwa ada urine yang positif mengandung narkoba,” kata Kepala KSOP Sampit, Benny Noviandinudin di Sampit, Kamis.

Benny membenarkan bahwa Selasa (5/5) lalu pihaknya menggelar tes urine untuk seluruh pegawai KSOP. Saat itu ada 55 pegawai yang menjalani tes urine yang dilakukan secara mendadak dengan bantuan Badan Narkotika Kabupaten Kotim dan Polres Kotim.

Tes urine tersebut sebagai bentuk komitmen KSOP Sampit mendukung pemberantasan penggunaan dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan internal. Para pegawai juga dengan sukarela mengikuti tes urine tersebut.

Namun, kabarnya ada dua pegawai yang urine positif mengandung narkoba. Benny menyatakan akan mendalami kabar tersebut. Dia masih berharap kabar ini tidak lantas membuktikan bahwa ada pegawainya yang menjadi pengguna narkoba.

“Saya akan berkoordinasi dengan Kasat Narkoba. Mungkin saja mereka meminum obat batuk yang mengandung amphetamine atas resep dokter. Itu kan bisa saja. Jadi, bukan lantas mereka pengguna narkoba,” jelas Benny.

Ditanya jika ternyata dua pegawai yang urinenya positif mengandung narkoba tersebut ternyata memang pengguna narkoba, Benny menyatakan akan menelusuri lebih jauh terkait masalah tersebut.

Jika memang terbukti sebagai pengguna barang yang dilarang itu, pihaknya berencana merekomendasikan agar kedua pegawai tersebut direhabilitasi hingga sembuh dari ketergantungan terhadap narkoba. [] ANT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com