Polres Kobar Salurkan 190 Paket Sembako ke Warga Terdampak Karhutla

Polres Kotawaringin Barat menyalurkan 190 paket sembako secara langsung kepada warga Desa Sungai Sekonyer yang terdampak karhutla, sekaligus memberikan edukasi kesehatan dan imbauan pencegahan kebakaran.

KOTAWARINGIN BARAT – Penyaluran bantuan pangan sekaligus edukasi kesehatan menjadi langkah Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Barat (Kobar) untuk membantu warga Desa Sungai Sekonyer yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 190 paket sembako diantarkan langsung ke rumah warga pada Kamis (29/10/2026), disertai penyuluhan kesehatan bagi kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Kapolres Kobar Joko Handono mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang aktivitas ekonomi dan kesehatannya terganggu akibat karhutla. Penyaluran dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah agar bantuan dapat diterima oleh warga yang membutuhkan.

“Kami menyadari bahwa dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi dan kesehatan warga sekitar. Oleh karena itu, bantuan paket sembako ini kami antarkan langsung ke rumah-rumah warga dengan harapan dapat sedikit meringankan beban pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari mereka,” ujar Joko sebagaimana diberitakan SB, Kamis (29/10/2026).

Pendistribusian bantuan dipimpin Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kumai bersama personel Polres Kobar, Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes), Brigade Mobil (Brimob), serta perangkat desa setempat. Sebanyak 190 paket sembako berisi kebutuhan pangan pokok disalurkan kepada warga.

Kegiatan tersebut juga melibatkan petugas dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polres Kobar. Mereka memberikan edukasi kesehatan secara gratis, terutama kepada lanjut usia dan anak-anak yang lebih rentan mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap kebakaran.

Warga menyambut kedatangan petugas dengan antusias. Seorang tokoh masyarakat setempat mengapresiasi penyaluran bantuan yang dilakukan langsung ke rumah-rumah sehingga warga tidak perlu berkumpul di satu lokasi untuk menerima bantuan.

Selain memberikan bantuan, personel kepolisian menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran meluas.

Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kesehatan dan kebakaran. Upaya pencegahan karhutla juga membutuhkan keterlibatan masyarakat agar kejadian serupa tidak terus berulang. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *