Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan 110, Polres Berau bersama perangkat Kelurahan Gayam dan warga menggelar patroli dini hari di sejumlah titik rawan balap liar di Tanjung Redeb.
BERAU – Aduan warga melalui layanan nomor 110 mendorong Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Berau meningkatkan patroli untuk mencegah balap liar di sejumlah ruas jalan Kecamatan Tanjung Redeb. Pengawasan dilakukan bersama perangkat kelurahan dan masyarakat pada Jumat (30/10/2026) dini hari, mulai pukul 00.00 hingga 03.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).
Patroli tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat berkumpulnya pengendara, yakni Simpang Teratai, Jalan Pemuda, Jalan H. Isa II, dan Jalan A.P.T. Pranoto. Petugas juga menempatkan personel untuk pengamanan stasioner di Halte Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Tanjung Redeb dan Posko Bersama Antisipasi Aksi Balap Liar di Kelurahan Gayam.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Berau Suradi menjelaskan, kegiatan tersebut menggabungkan pengawasan di titik tertentu dengan patroli bergerak menggunakan kendaraan dinas pengawalan.
“Untuk pengamanan stasioner, personel bersiaga di Halte SDN 007 Tanjung Redeb dan Posko Bersama Anti Aksi Balap Liar Kelurahan Gayam. Sementara itu, patroli mobile menyisir kawasan Simpang Teratai, Jalan Pemuda, Jalan H. Isa II, hingga Jalan A.P.T. Pranoto,” ujar Suradi sebagaimana diberitakan Humas Polres Berau, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan dipimpin Riza Elvani bersama Agus Setiawan dan Unggul. Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian berkoordinasi dengan Lurah Gayam Purwawijoyo, para ketua rukun tetangga (RT), serta warga yang ikut berjaga di posko bersama.
Selain memantau kondisi jalan, petugas memberikan edukasi kepada para remaja yang berkumpul di sekitar lokasi agar mematuhi aturan lalu lintas. Kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif, tetapi tetap membuka kemungkinan penindakan berupa tilang apabila ditemukan pelanggaran.
Suradi mengatakan, patroli tersebut bertujuan menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas), sekaligus membangun kesadaran berlalu lintas di kalangan generasi muda.
“Kehadiran personel di lapangan bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas). Kami ingin membangun kesadaran para pemuda agar patuh aturan dan menjadi pengendara yang bijak, sehingga mampu mencegah kecelakaan fatal. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Kolaborasi antara kepolisian, perangkat kelurahan, dan warga diharapkan memperkuat pengawasan lingkungan serta mencegah balap liar kembali terjadi. Kepolisian juga mengajak masyarakat segera melaporkan aktivitas yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan melalui layanan 110. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan