Pemkab PPU berharap KDKMP mampu memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja, dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa serta kelurahan.
PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan dukungan terhadap operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Dukungan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar saat mengikuti peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP secara nasional melalui Zoom Meeting di Gerai KDKMP Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Jumat (15/05/2026).
Tohar mengatakan, keberadaan KDKMP diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pembukaan lapangan kerja, serta pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah Kabupaten PPU tentu mendukung penuh keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini. Kami berharap koperasi dapat menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Tohar usai kegiatan ini.
Menurut Tohar, koperasi harus dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai, peran koperasi akan semakin penting jika mampu menjawab kebutuhan ekonomi warga secara langsung di tingkat desa dan kelurahan.
Kegiatan di PPU tersebut terhubung dengan peresmian nasional yang dipimpin Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Peresmian ini menandai dimulainya operasionalisasi 1.061 KDKMP di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat desa serta kelurahan.
Dalam arahannya, Prabowo menyampaikan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar utama perekonomian nasional yang dibangun atas dasar gotong royong, kekeluargaan, dan kebersamaan. Presiden RI itu menegaskan, pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa agar desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang kuat, produktif, dan mandiri.
“Kehadiran KDKMP diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha, memperkuat UMKM, meningkatkan hasil pertanian dan perikanan, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal,” kata Prabowo dalam sambutannya.
Prabowo juga mengajak seluruh pengurus koperasi menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesional, transparan, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pemerintah, kata dia, akan terus memberikan dukungan melalui pembinaan, pendampingan, penguatan permodalan, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia agar koperasi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.
Kegiatan di Gerai KDKMP Kelurahan Nenang turut dihadiri Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0913/PPU Fandy Satria Dwi Wahyuono, Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) PPU Awan Kurnianto, Jaksa Fungsional Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) PPU Daru Hanif P., serta tamu undangan lainnya.
Peresmian nasional tersebut juga dihadiri Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Subiyanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, para utusan khusus Menteri Kabinet Merah Putih, gubernur dan bupati se-Indonesia, serta undangan lain yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Melalui KDKMP, pemerintah berharap semangat gotong royong dapat kembali diperkuat untuk membangun ekonomi desa yang lebih berkeadilan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. []
Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan