Jutaan Warga Diperkirakan Ikuti Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Otoritas Iran memprediksi sekitar 20 juta orang akan menghadiri rangkaian pemakaman Ali Khamenei yang berlangsung selama enam hari dengan pengamanan ketat dan dihadiri tamu internasional.

TEHERAN – Otoritas Iran memperkirakan sekitar 20 juta orang akan mengikuti rangkaian pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang dimulai pada Sabtu (4/7/2026). Jika terealisasi, prosesi tersebut akan menjadi salah satu agenda penghormatan kenegaraan terbesar dalam sejarah Republik Islam Iran.

Rangkaian pemakaman dijadwalkan berlangsung selama enam hari. Jenazah Ali Khamenei disemayamkan hingga Senin sebelum diarak di Teheran, kemudian dibawa ke Kota Qom pada Selasa, dilanjutkan ke Kota Najaf dan Karbala di Irak pada Rabu, serta dimakamkan di kampung halamannya, Kota Mashhad, pada Kamis.

Antusiasme masyarakat mulai terlihat sejak Jumat (3/7) malam ketika ratusan pelayat berkumpul di kompleks keagamaan Grand Mosalla untuk menunggu dibukanya lokasi penghormatan terakhir. “Kami ingin mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada pemimpin kami. Karena itu menunggu seperti ini tidak terasa menyakitkan atau sulit bagi kami,” kata salah seorang pelayat, Somayye Hamedi, sebagaimana dilansir Cnn Indonesia, Sabtu (04/07/2026).

Besarnya jumlah pelayat mendorong pemerintah menerapkan pengamanan berlapis. Sejumlah ruas jalan ditutup, sementara wilayah udara disiapkan untuk ditutup sementara guna mendukung kelancaran dan keamanan prosesi.

Pemakaman Ali Khamenei juga menjadi momentum penting bagi transisi kepemimpinan Iran. Publik menantikan kemunculan Mojtaba Khamenei yang telah ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Hingga kini, Mojtaba belum tampil di hadapan publik dan hanya menyampaikan pernyataan tertulis.

Sejumlah pejabat senior Iran turut menghadiri penghormatan terakhir, di antaranya Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Kepala Garda Revolusi Iran Ahmad Vahidi. Selain itu, sejumlah anggota keluarga Khamenei yang menjadi korban dalam serangan sebelumnya juga akan dimakamkan bersamaan dengan prosesi tersebut.

Prosesi penghormatan turut dihadiri sejumlah tamu mancanegara, termasuk Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev sebagai perwakilan Presiden Vladimir Putin, serta delegasi Hamas, Hizbullah, dan pemerintahan Taliban Afghanistan. Kehadiran para tamu asing tersebut menambah perhatian dunia terhadap pemakaman yang berlangsung di tengah situasi kawasan yang masih memanas. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com